Bila Terbukti Terlibat Prostitusi, Pemkot Tangerang Bakal Cabut Izin Hotel Milik Artis Chintyara Alona

Jumat, 19 Maret 2021 14:03 WIB

Share
Bila Terbukti Terlibat Prostitusi, Pemkot Tangerang Bakal Cabut Izin Hotel Milik Artis Chintyara Alona

KREO, POSKOTA.CO.ID- - Pemerintah Kota Tangerang berencana akan mencabut izin hotel milik artis Chintyara Alona, Hotel Alona alias OYO, yang berada di Jalan Lestari, Kelurahan kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, jika terbukti terlibat prostitusi. 

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Jika diketahui hotel tersebut dijadikan tempat prostitusi, maka akan dilakukan pencabutan izin hotel tersebut.

"Kita liat perkembangan kasus pidananya. Kalau ada peran dari si hotel (dalam prostitusi), kita bisa cabut izinnya," ujar Arief saat dihubungi, Jumat (19/3/2021).

Arief memgaku, pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait larangan hotel dijadikan tempat prostitusi.

Namun dirinya berkelit, kalau para pekerja seks komersial (PSK) memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan menjajakan diri melalui online dengan aplikasi Michat, maka bisa saja pihak hotel tak terlibat.

"Ya kita sosialisasi mereka, (hotel) enggak boleh buka praktik prostitusi. Makanya kalo dari kasus yang ada, mereka itu melakukannya pake online, pake aplikasi Michat," katanya.

Arief mengaku, Pemkot selalu melakukan sosialisasi untuk hotel agar lebih ketat lagi dalam mengizinkan pengunjung menginap, yakni dengan menyertakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Pastinya. Nanti kita coba perketat lagi dengan regulasinya. Sebenarnya aturannya biasanya kalau mereka mau check-in harus pake KTP," jelasnya.

Ia juga sudah sering memerintah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan razia ke hotel-hotel.

"Satpol PP sering operasi door to door ke hotel-hotel, cuma ya dia kan masuk aja kayak tamu biasa," tutupnya. (toga)

Reporter: Gusmif
Editor: Admin Jakarta
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar