Aksi Bela Palestina, Ratusan Personel Polisi Jaga Ketat Kedubes AS dan Kantor PBB Jakarta Pusat

Selasa, 18 Mei 2021 20:27 WIB

Share
Sejumlah aparat kepolisian jaga ketat aksi bela Palestina di Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. (poskota.co.id/fahmi)
Sejumlah aparat kepolisian jaga ketat aksi bela Palestina di Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. (poskota.co.id/fahmi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 400 personel gabungan dari TNI dan Polri dikerahkan untuk menjaga pengamanan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jalan Medan Merdeka Selatan dan kantor Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Selasa (18/5/2021).

Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur Muhammad Thariq mengatakan, 400 personel dibagi ke dua kawasan tersebut untuk menjaga keamanan dan potensi kerumunan pada aksi solidaritas buruh untuk Palestina.

"Personel gabungan dari TNI Polri ada 400, sebanyak 200 personil di Kedutaan Besar AS, sisanya di Kantor PBB Thamrin," ujar Guntur saat ditemui di depan kantor Kedutaan Besar AS Jakarta Pusat, Selasa (18/5/2021).

Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memperkirakan peserta aksi sekitar 50 hingga 100 orang di masing-masing daerah. 

Presiden KSPI Said Iqbal saat menyampaikan keterangan pers secara virtual pada Minggu siang.

Said mengatakan, aksi solidaritas buruh untuk Palestina rencananya digelar di 200 kabupaten/kota dan 24 provinsi pada Selasa (18/5/2021).

Di Jakarta, menurut dia, aksi solidaritas akan dipusatkan di kompleks kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Aksi solidaritas buruh untuk Palestina, lanjut dia, juga akan digelar di kantor pemerintah daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Lampung, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Aceh, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Maluku.

KSPI menggelar aksi untuk memprotes serangan militer Israel ke penduduk sipil Palestina serta tindakan kekerasan yang dilakukan Israel pada warga Palestina yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqso saat Ramadan.

"Saya mengutuk keras dan mengecam tragedi kemanusiaan, bombardir serangan udara kepada Bangsa Palestina. Anak-anak telah terbunuh dan dalam hukum perang membunuh anak-anak maupun perempuan tak berdaya termasuk kejahatan perang," pungkas Said. (cr05)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar