Awas! Beredar Rekrutmen Karyawan Pegadaian Palsu. Masyarakat Diimbau Waspada, Ini Modus Penipuan 

Selasa, 6 Juli 2021 13:52 WIB

Share
Hati-hati penipuan berkedok rekutmen karyawan Pagadaian. (ist)
Hati-hati penipuan berkedok rekutmen karyawan Pagadaian. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – PT Pegadaian (Persero) mewanti-wanti masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap modus penipuan, berupa undangan penerimaan karyawan yang mengatasnamakan Direksi atau Pejabat perusahaan Pegadaian.

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian (Persero), Basuki Tri Andayani, menyampaikan bahwa belakangan ini beredar berita bohong (hoaks) di masyarakat tentang rekrutmen karyawan Pegadaian.

Dan yang paling meresahkan, kata Basuki, para calon pelamar kerja diminta mengirimkan sejumlah uang untuk biaya transportasi dan akomodasi.

"Nah, di tahap pemanggilan inilah biasanya pelaku minta transfer dengan alasan untuk biaya transportasi dan akomodasi. Padahal sejatinya dalam setiap proses rekrutmen, Pegadaian tidak memungut biaya serta tidak bekerja sama dengan pengelola jasa tour dan travel manapun," ujar Basuki dalam keterangannya, Selasa (6/7/2021).

Basuki menjelaskan, calon korban biasanya mendapatkan email dari seseorang yang memberikan informasi bahwa yang bersangkutan diterima sebagai karyawan perusahaan plat merah tersebut.

Dalam surat elektronik yang dikirim kepada calon korban juga disebutkan salah satu biro perjalanan yang seolah-olah ditunjuk sebagai mitra Pegadaian.

Selanjutnya calon korban diminta hadir ke kantor pusat dengan menggunakan jasa tour dan travel tertentu yang akan membantu transportasi serta akomodasi untuk mengikuti proses rekrutmen berikutnya.

Basuki menambahkan, apabila masyarakat mendapatkan informasi tersebut agar segera melakukan konfirmasi ke kantor Pegadaian terdekat atau menghubungi Kantor Pusat PT Pegadaian (Persero).

Jika telanjur menjadi korban penipuan, agar melaporkan kepada yang berwajib untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Adapun program rekrutmen karyawan PT Pegadaian (Persero), kata Basuki, dilakukan melalui program Management Development Program secara terbuka untuk masyarakat luas.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar