Berkas Kasus Video Asusila Gisel dan Nobu Masih Nyangkut di Penyidik Polda Metro Jaya

Sabtu, 31 Juli 2021 13:43 WIB

Share
Gisel Anastasia dan Michael Yukinobu De Fretes atau Nobu dalam kesempatan berbeda. (cr07)
Gisel Anastasia dan Michael Yukinobu De Fretes atau Nobu dalam kesempatan berbeda. (cr07)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Berkas kasus perkara dugaan asusila dan pornografi yang menyeret Penyanyi Gisella Anastasia alias Gisel dengan Micheal Yukinobu belum dilimpahkan ke Kejaksaan.

Kasipenkum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Ashari Syam menuturkan, pihaknya masih mengecek.

“Info berkas perkara masih ada di penyidik,” ujar Ashari dikonfirmasi Poskota Jumat (30/7/2021) petang.

Pada 14 Juli 2021, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta memastikan berkas kasus video syur Gisel dan Nobu belum diterimanya setelah sebelumnya dikembalikan ke penyidik (P19) dari penyidik Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti meminta, penyidik Polda Metro Jaya profesional dalam menyelesaikan kasus video syur Gisel dan Nobu.

"Agar penyidikan kasus hasilnya valid, maka penyidik harus profesional dan melakukan penyidikan dengan didukung scientific crime investigation," tandas Poengky kepada wartawan di Jakarta, Jumat (30/7/2021).

Penyidik harus segera melengkapi kekurangan berkas perkara video syur Gisel dan Nobu seperti yang diminta oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hal itu untuk mengkesampingkan pandangan publik mengenai kasus tersebut yang belum masuk ke persidangan.

"Apabila ada bukti-bukti yang belum dilengkapi, maka penyidik harus segera melengkapi. Agar dapat segera dilimpahkan ke Kejaksaan dan dinyatakan lengkap P21. Jangan sampai belum lengkapnya alat bukti ini membuat kasus menggantung," ucap Poengky.

Adapun Nobu dan Gisel ditetapkan sebagai tersangka atas kasus video konten dewasa pada 29 Desember 2020.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar