Gerebek Tempat Hiburan Malam di Kalimati, Polsek Pasar Kemis Amankan 10 PSK   

Minggu, 29 Agustus 2021 12:38 WIB

Share
PSK yang diamankan dari penggerebekan tempat karaoke di kawasan Kalimati, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.. (Iqbal)
PSK yang diamankan dari penggerebekan tempat karaoke di kawasan Kalimati, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.. (Iqbal)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID-- Di tengah pandemi Covid 19, puluhan Pekerja Seks Komersial (PSK) di wilayah Kalimati, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, ini tetap menjajakan diri.

Alhasil, 10 PSK tersebut diamankan aparat penegak hukum dari sebuah tempat karaoke dan cafe remang-remang di kawasan Kalimati, Kabupaten Tangerang. 

Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Rifki Seftrian Yusuf, mengatakan bahwa pihaknya bersama unsur pendamping melakukan operasi penertiban pada Minggu (29/8/2021) dini hari. 

"Pukul 1 tadi pagi. Personil Polsek Pasar kemis bergabung dengan Polsek Rajeg dan Mauk, menggerebak lokasi kawasan Kalimati, yang diduga sering adanya aktifitas prostitusi," ujarnya. 

Rifki menegaskan, seharusnya dalam pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 ini, tidak dibenarkan ada tempat hiburan malam yang beroperasi. 

Apalagi, saat ini Pandemi Covid 19 belum dapat hilang dari Indonesia.  "Seharusnya tidak beroperasi tempat karaoke ini. Sempat kita segel. Tapi kenapa buka lagi," jelasnya. 

Karena itu, atas temuan ini pihaknya akan melakukan lidik lebih lanjut. 

"Seharusnya dalam situasi PPKM, karaoke tidak beroperasi. Karena itu, kita akan lidik. Karena sudah disegel oleh Satpol PP dan berapa kali penindakan, tapi kita cek masih ada aktifitas dan segel dibuka," jelasnya. 

Dalam penggerebakan itu, selain 10 PSK, petugas juga mengamankan belasan botol minuman keras. "Ada mirasnya juga," jelasnya. 

Untuk sementara, kata dia, 10 PSK tersebut diserahkan ke Satpol PP dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang, guna dilakukan pembinaan. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar