Kasus Dugaan Kekerasan Anak Ahok, Kapolres Metro Jakarta Utara Tegaskan Tak Ada Tekanan Dalam Penanganan

Rabu, 1 September 2021 17:16 WIB

Share
Kasus Dugaan Kekerasan Anak Ahok, Kapolres Metro Jakarta Utara Tegaskan Tak Ada Tekanan Dalam Penanganan
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Utara. (poskota.co.id/yono)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan menegaskan, tidak ada tekanan dari pihak manapun dalam menangani kasus dugaan kekerasan yang menjerat Nicholas Sean Purnama (NSP), putra sulung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, terhadap pesinetron cantik Ayu Thalia (AT).

"Enggak ada (tekanan dari pihak manapun)," ujar Guruh sambil tersenyum, Rabu (1/9/2021).

Dia mengatakan, pihaknya telah menerima laporan balik dari pihak Nicholas Sean Purnama terhadap Ayu Thalia pada Selasa (31/8/2021).

Sebelumnya, pihak Ayu Thalia terlebih dahulu melaporkan putra sulung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ke Polsek Metro Penjaringan atas dugaan kekerasan pada 27 Agustus 2021.

Kapolres menyampaikan, saat ini anggotanya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dugaan kasus kekerasan tersebut untuk mengumpulkan barang bukti dan menggali keterangan dari para saksi.

"Dan juga sudah dilakukan pengecekan di TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi yang pada saat peristiwa terjadinya tindak pidana, berada di lokasi tersebut," kata Guruh.

Sementara itu, Kuasa hukum Nicholas Sean Purnama, Ahmad Ramzy membenarkan pihaknya telah melaporkan balik Ayu Thalia atas pencemaran nama baik.

"Iya (sudah lapor balik), kasus pencemaran nama baik," tutur dia saat dihubungi.

Ramzy menyampaikan, anak sulung Ahok sendiri yang datang dan membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Utara.

"NSP sendiri yang lapor," pungkas dia. (yono)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar