Kasus Pelecehan Pegawai KPI, Kuasa Hukum Korban Sebut Miliki Bukti Kuat 

Selasa, 14 September 2021 15:06 WIB

Share
Kasus Pelecehan Pegawai KPI, Kuasa Hukum Korban Sebut Miliki Bukti Kuat 
Kuasa Hukum MS, Mehbob, sebut terduga pelapor secara tak langsung akui perbuatan pelecehan saat jalani BAP di Polres Jakarta Pusat. (cr-05)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kuasa hukum korban pelecehan seksual dan perundungan di Kantor KPI, Mehbob, menyatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah bukti atas kejadian yang menimpa kliennya.

"Bukti kami jelas. Hasil pemeriksaan dari RS Pelni, dari RS Sumber Waras, dan dari fisiolog Taman Sari," ujar Mehbob, usai mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat,  Selasa (14/9/2021).

Mehbob mengakui, kejadian memang sudah lama. Namun menurutnya, rangkaian dugaan kejahatan perundungan itu akan terkuak setelah proses pemeriksaan selama 10 hari di Polres Metro Jakarta Pusat.

"Itu kan kejadian sudah lama ya. Tapi dari fakta-fakta hukum, dari rentetan peristiwa, itu sudah ada petunjuk," kata Mehbob.

Titik terang dari hasil penyelidikan selama 10 hari atas kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan yang menimpa pegawai KPI inisial MS, mulai terlihat. MS pun berharap adanya keadilan hukum kepadanya.

 

"Itu nanti saya kira polisi sudah tahu lah bagaimana untuk membuktikan itu. Tapi secara tidak langsung, pada waktu mereka (terduga pelaku) di BAP, mereka sudah mengakui sering menyuruh MS beli makanan, bilang sara segala macam. Mereka secara tidak langsung sudah mengakui (saat di BAP)," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, proses penyelidikan dan penyidikan dugaan kasus kekerasan seksual dan perundungan yang dialami pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berinisial MS ini juga diawasi Propam Polda Metro Jaya.

Terlibatnya Propam Polda dalam penyelidikan kasus itu dilakukan agar kasus itu benar-benar ditangani secara transparan, hingga terungkap secara terang benderang.

Pernyataan itu disampaikan Waka Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heryanto. Waka Polres mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan kasus dari testimoni MS yang viral pada Rabu 1 September lalu.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar