Komnas HAM Panggil KPI dan Polisi, Usut Dugaan Pembiaran Kasus Pelecehan

Selasa, 14 September 2021 20:32 WIB

Share
Komnas HAM Panggil KPI dan Polisi, Usut Dugaan Pembiaran Kasus Pelecehan
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat beri keterangan mengenai laporan Kuasa Hukum MS, Rony Hutahaen terkait dugaan pelecehan dan perundungan. (poskota.co.id/fahmi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap pimpinan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Polres Jakarta Pusat pada Rabu (15/9/2021) besok.

Pemeriksaan terhadap dua pimpinan institusi tersebut guna menyelidiki adanya dugaan pembiaran pada kasus pelecehan seksual dan perundungan yang terjadi di kantor KPI.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan, pihaknya akan terlebih dulu meminta keterangan pimpinan KPI pada besok pagi, pukul 09.00 WIB.

Siang harinya, pukul 13.00 WIB, Komnas HAM akan menggali keterangan dari Polres Jakarta Pusat.

"Jadwalnya KPI dulu pagi, baru siangnya dari kepolisian," ujar Beka saat dihubungi, Selasa (14/9/2021).

Kepada komisoner KPI, Komnas HAM bakal menanyakan terkait kronologi peristiwa pelecehan dan perundungan hingga proses investigasi internal yang sudah dan akan dilakukan.

"Kalau dari KPI tentu saja soal kronologi peristiwa versi KPI, respon yang sudah dijalankan oleh KPI, dan langkah kedepannya seperti apa," kata Beka.

Selain itu, Komnas HAM juga akan menggali keterangan Polres Jakpus terkait adanya dugaan pembiaran pada kasus ini.

Komnas HAM akan memastikan apakah benar korban MS pernah mencoba melaporkan pelecehan yang dialami ke Polsek Gambir pada 2019 dan 2020, namun tak ditindaklanjuti.

"Apakah soal dugaan korban melapor ke polisian benar atau tidak, proses yang sudah dijalankan selama ini seperti apa," katanya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar