Sebut Agustin Bukan Korban, Putri Nia Daniaty Kumpulkan Bukti yang Hilang Kena Banjir

Selasa, 5 Oktober 2021 15:14 WIB

Share
Kuasa Hukum Olivia Nathania, Susanti Agustina, saat memberikan keterangan kepada pers. (cr07)
Kuasa Hukum Olivia Nathania, Susanti Agustina, saat memberikan keterangan kepada pers. (cr07)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Putri Nia Daniaty, Olivia Nathania diketahui menyangkal semua tuduhan yang dilaporkan oleh Agustin atas laporan Penipuan, Penggelapan dan Pemalsuan Surat. Dia justru menuding Agustin bukanlah korban dalam kasus ini.

Kuasa hukum Olivia Nathania, Susanti Agustina menyebut bahwa Agustin bekerjasama dengan kliennya dalam menjalankan seleksi CPNS yang diakuinya sebagai les. Agustin berperan sebagai perekrut peserta.

"Ibu Agustin itu tidak menjadi korban di situ, tetapi melainkan hampir seperti kerja sama antar Oi dan Ibu Agustin, karena yang banyak merekrut daripada orang sehingga ikut di dalam CPNS ini sampai 225," ujar Susanti Agustina saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (5/10/2021). 

Lebih lanjut, Susanti juga menyebut bahwa kliennya tak tahu menahu jumlah peserta yang direkrut oleh Agustin. Begitupula sederet bukti yang ditunjukkan Agustin ke publik beberapa waktu ini.  

"Menurut Olivia dia tidak tahu menahu, itu informasi dari Olivia ya bahwa dia tidak tahu mengenai yang bukti-bukti tadi, kegiatan tersebut," ungkap Susanti. 

 

Sejauh ini, Olivia masih mengumpulkan bukti yang memperkuat pernyataannya. Dia berdalih ada banyak data bukti yang hilang dan sulit terkumpul lantaran tersapu banjir.

"Karena dari rumah yang di Kemang itu, waktu itu kena banjir, jadi ada beberapa, hampir semua dokumen itu kena banjir, jadi hilang," papar Susanti.

Susanti mengatakan kliennya sedang menelusuri mutasi transfer uang yang masuk dalam rekeningnya. 

Berdasarkan pengakuan Agustin, Olivia sudah menelan uang 9,6 miliar. Sementara hasil rekap rekening, Oi hanya mengaku hanya menerima uang senilai 1,3 Miliar dari kegiatan tersebut. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar