Jenazah WNA Nigeria Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Berhasil Teridentifikasi

Jumat, 8 Oktober 2021 20:49 WIB

Share
Jenazah WNA Nigeria Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Berhasil Teridentifikasi
Salah satu korban tewas kebakaran Lapas Kelas I Tangerang yang dimasukkan ke mobil ambulans guna diantarkan ke rumah duka. (poskota.co.id/ardhi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Jenazah Samuel Machado Nhavene (38), narapidana WNA asal Nigeria yang jadi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang telah berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI).

Katim Rekonsiliasi Operasi DVI Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Kombes Agung Widjajanto menyampaikan jenazah Samuel teridentifikasi, Rabu (6/10/2021).

Dari total 41 jenazah yang dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, jenazah Samuel merupakan yang terakhir teridentifikasi berdasar pencocokan data antemortem dan postmortem.

"Sehingga jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang telah dapat teridentifikasi seluruhnya, atau 100 persen," ujar Agung kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).

Jenazah Samuel menjadi yang terakhir teridentifikasi sebab tim DVI menunggu sampel DNA antemortem dari anggota keluarga korban di negara asalnya yang dikirim ke Indonesia melalui Kedutaan Besar.

Lamanya identifikasi juga disebabkan saat berkoordinasi guna mendapatkan data DNA antemortem, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) salah mengira kewarganegaraan Samuel.

Pada mulanya, Ditjenpas mengira Samuel adalah WNA asal Afrika Selatan.

Namun setelah proses koordinasi yang melibatkan Kementerian Luar Negeri, diketahui korban adalah Warga Negara Nigeria.

"Teridentifikasi berdasar data pembanding DNA dari anak kandungnya," kata Komandan Operasi DVI Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Kombes Hery Wijatmoko.

Meski sudah teridentifikasi, jenazah Samuel kini masih berada di ruang Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati atau lokasi Posko Postmortem Tim DVI karena menunggu proses penyerahan.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar