Guru Jadi Korban Penjambretan di Cempaka Putih Jakarta Pusat saat Mau Mengajar Tatap Muka di Sekolah

Jumat, 29 Oktober 2021 21:08 WIB

Share
Guru Jadi Korban Penjambretan di Cempaka Putih Jakarta Pusat saat Mau Mengajar Tatap Muka di Sekolah
Ilustrasi kejahatan jalanan. (dok.poskota)

CEMPAKA PUTIH, POSKOTA.CO.ID - Guru sekolah menjadi korban penjambretan di Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ketika hendak mengajar Tatap Muka ke wilayah Koja, Jakarta Utara.

Korban yang diketahui bernama Vivien (40), berangkat dari rumahnya di wilayah Pasar Minggu, Jumat (29/10/2021), sekitar pukul 05.30 WIB, menggunakan jasa ojek online.

Erwin Hutapea, suami korban menceritakan, setibanya di Fly Over Cempaka Putih, tepatnya di depan Transmart, sekitar pukul 06.00 WIB, sepeda motor yang ditumpangi istrinya dipepet oleh orang tak dikenal.

"Jambret itu tau-tau muncul. Langsung disambar tas istri saya," ujar Erwin ketika dihubungi, Jumat (29/10/2021).

Dalam kejadian yang menimpa istrinya itu, jelas Erwin, komplotan jambret itu terdiri dari dua orang yang menggunakan satu sepeda motor.

Satu pelaku bertugas mengendarai sepeda motor, sementara yang dibonceng mengeksekusi tas korban.

Setelah berhasil menjambret tas korban, kedua pelaku langsung tancap gas melalui jalur bawah fly over.

Erwin mengatakan, ciri pelaku yang mengendarai sepeda motor tidak terlihat jelas karena mengenakan helm.

Sementara si eksekutor berperawakan kurus dan berkulit gelap.

Motor yang dipakai kedua pelaku adalah Satria F warna hitam.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar