Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tertibkan Parkir Liar Patok Tarif Tinggi

Sabtu, 13 November 2021 16:53 WIB

Share
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tertibkan Parkir Liar Patok Tarif Tinggi
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama saat berdialog dengan Asisten Manajer Operasional Koperasi Karyawan PT KBN, Sukri. (poskota.co.id/yono)

CILINCING, POSKOTA.CO.ID - Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menertibkan penarikan retribusi parkir ilegal di kawasan Pelabuhan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Parkir ilegal tersebut mematok tarif hingga Rp. 15 ribu terhadap kendaraan angkutan barang dan Rp. 12 ribu untuk mobil pribadi yang keluar masuk Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda.

Kantong parkir tersebut dinyatakan ilegal karena tak mengantongi administrasi lengkap.

"Hasil penelusuran kami di daerah Marunda, memang diduga ada pungutan atau kantong parkir ilegal," ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama, Jumat (12/11/2021).

Wiratama menjelaskan, penarikan retribusi itu dilakukan oleh Koperasi Karyawan PT KBN.

Uang parkir itu ditarik dengan karcis yang dicetak sendiri yang diberikan kepada para sopir.

"Kami telusuri supaya tidak menjadi potensi gangguan di kemudian hari, sehingga Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan langkah preventif atau prediktif," kata Wiratama.

Berdasarkan penelusuran polisi sejak Maret 2021, ditemukan bukti penarikan retribusi itu dijalankan oleh Koperasi Karyawan PT KBN, tanpa legalitas lengkap.

Parkir ilegal tersebut sudah berjalan selama 5 tahun.

Namun, baru diketahui adanya praktik ilegal dalam beberapa bulan ke belakang.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar