Belum Selesai Dibangun, Waduk Belibis di Cilincing Sudah Terbukti Mampu Atasi Banjir

Senin, 29 November 2021 14:53 WIB

Share
Belum Selesai Dibangun, Waduk Belibis di Cilincing Sudah Terbukti Mampu Atasi Banjir
Pembangunan Waduk Belibis di Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Waduk Belibis di Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, dinilai mampu mengurangi banjir saat hujan lebat yang melanda wilayah tersebut, meski belum rampung pembangunannya.

Waduk yang berada di lahan seluas 3,8 hektar menjadi salah satu solusi penanganan banjir di lingkungan RT 016 RW 04 Kelurahan Semper Barat.

Semula lokasi itu kerap menjadi langganan banjir. Namun kini permasalahan tersebut perlahan mulai teratasi.

Hal ini menandakan bahwa Waduk Belibis sudah berfungsi dengan baik sebagai kolam retensi yang mampu menampung air hujan sementara waktu, kemudian mengalirkannya kembali secara perlahan hingga bermuara ke laut. 

 

"Sangat membantu sekali dengan adanya Waduk Belibis di wilayah kami. Bahkan di luar wilayah Kelurahan Semper Barat seperti Sukapura, Semper Timur, Rorotan, dan Pegangsaan Dua juga merasakan dampaknya terutama dalam penanganan genangan," ungkap Ketua RT 016 RW 04 Semper Barat, Ramli saat ditemui di area Waduk Belibis. 

Sebelum dibangun Waduk Belibis, Ramli mengungkapkan, di lingkungan RT 016 RW 04 Semper Barat termasuk salah satu lokasi langganan banjir apabila terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi.

"Dulu, ketinggian airnya bisa diatas 1 meter dengan durasi surutnya bisa 4 sampai 5 hari. Setelah ada waduk, banjir itu sudah tidak terasa lagi sekarang. Sekalipun ada genangan hanya 30 menit sudah surut lagi," terangnya. 

Secara bertahap, pengerjaan Waduk Belibis seperti halnya proses pendalaman hingga 6 meter dan pembuatan tanggul di area waduk ditargetkan akan rampung pada bulan Desember 2021.

"Harapan saya kedepannya adalah pembangunan waduk agar dipercepat. Saat ini, masih tahap pengerjaan sedangkan pembebasan lahannya belum maksimal jadi saya mohon kepada Pemda khususnya untuk melakukan percepatan pembangunan dan perluasan area lahan yang dibebaskan," ujar Ramli. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar