PTM 50-100 Persen di Jakarta Butuh Persetujuan Ortu

Kamis, 3 Februari 2022 22:22 WIB

Share
SMP Bina Insan Mandiri Jalani PTM dengan prokes ketat. (poskota.co.id/yoga)
SMP Bina Insan Mandiri Jalani PTM dengan prokes ketat. (poskota.co.id/yoga)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menerbitkan aturan bagi daerah yang berstatus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2, dapat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen.

Artinya, daerah penyandang status PPKM Level 2 bisa menggelar PTM lebih dari 50 persen bahkan 100 persen kapasitas.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja mengungkapkan, pihaknya akan menentukan siapa saja siswa yang mengikuti PTM berdasarkan persetujuan wali murid.

Bagi siswa yang mendapatkan izin dari orangtuanya maka dapat menjalani PTM di sekolah.

Namun sebaliknya, bagi siswa yang tak direstui PTM di sekolah akan menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Ada yang sebagian di rumah dan sebagian di sekolah. Dan menentukan siapa yang PTM siapa yang PJJ berdasarkan izin dari orangtua," ujar Taga saat dihubungi wartawan, Kamis (3/2/2022).

Menurut Taga, dengan begitu, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, memberi pilihan seluas-luasnya bagi orangtua siswa untuk ikut menentukan sistem pembelajaran yang terbaik bagi anaknya di tengah lonjakan kasus Covid-19.

"Jadi tiap sekolah akan mengkomunikasikan dengan orang tua untuk siapa yang mau datang PTM siapa yg mau PJJ. Ini sangat dibuka keleluasaan yang memilih," pungkas dia.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenkomarves), Kemendikbudristek, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Kementerian Agama (Kemenag) telah menyetujui untuk diberikan diskresi terkait PTM pada daerah pada wilayah PPKM Level 2 mulai hari ini.

“Artinya, bagi daerah PPKM level 2 yang siap melaksanakan PTM Terbatas sesuai SKB Empat Menteri dan tingkat penyebaran COVID-19-nya terkendali, sekolah-sekolah pada daerah tersebut tetap dapat melaksanakan PTM Terbatas dengan kapasitas siswa 100 persen," kata Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti dalam keterangannya. (yono)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar