H-4 Ramadan, Stasiun Gambir Dipadati Penumpang

Selasa, 29 Maret 2022 19:19 WIB

Share
H-4 Ramadan, Stasiun Gambir Dipadati Penumpang
Suasana Stasiun Gambir, Jakpus dipadati penumpang menjelang empat hari Ramadan. (Foto: Poskota/Rika)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Empat hari sebelum memasuki bulan suci Ramadan, Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, mulai dipadati penumpang yang hendak pulang kampung maupun akan bekerja.

Berdasarkan pantauan Jakarta.Poskota.co.id, di Stasiun Gambir, ramai calon penumpang membawa koper serta tas ranselnya yang hendak dibawa pergi ke kota tujuan masing-masing.

Arum (22), salah satu penumpang kereta api mengatakan, ia hendak pergi ke Surabaya untuk bekerja di Kota Pahlawan. Ia mengungkapkan baru membeli tiket pagi ini seharga Rp410 ribu.

"Baru beli tadi pagi buat sekarang, dapet yang harga empat ratusan karena nyesuaikan sama waktu juga biar sampe malam ini juga, soalnya besok udah mulai kerja," ujarnya di ruang tunggu Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2022).

Tak hanya Arum, ada Andi (29) yang juga hendak tugas di Kota Surabaya.

"Ya namanya dinas ya, dapetnya ke situ, jadi harus laksanain ajalah, udah beberapa hari yang lalu sih mesen kursinya. Saya beli di kisaran harga Rp900 ribuan ya," kata dia.

Selain itu, ada Retno (55), membawa banyak tas hendak pulang ke kampung halamannya di Kediri, Jawa Timur.

"Ini mau pulang lagi, udah mesen tiket dari tiga hari yang lalu takut habis kan pengen puasa gini. Biasa, saya sering pakai kereta Gajayana,'' ucapnya.

Terpisah, Kepala Hubungan Masyarakat PT KAI Daerah Operasional 1 (Kahumas Daop 1), Eva Chairunisa menuturkan, bahwa syarat pembelian tiket 30 hari sebelum keberangkatan.

"Saat ini ketentuan pembelian tiket masih sama, yakni tiket paling lama dapat dipesan H-30. Artinya tiket yang hari ini dijual baru untuk perjalanan sampai dengan tanggal 28 April dan seterusnya mengikuti perubahan tanggal dengan menyesuaikan H-30," ujarnya. (CR02)

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar