Gandeng BPH Migas, Polisi Dalami Kasus Penimbunan Solar di Kembangan

Kamis, 31 Maret 2022 14:05 WIB

Share
Gandeng BPH Migas, Polisi Dalami Kasus Penimbunan Solar di Kembangan
Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat, AKP Fahmi Fiandri. (Foto: Poskota/Pandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polres Metro Jakarta Barat berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mendalami kasus dugaan penimbunan solar di Kembangan, Jakarta Barat.

"Kita mau bersurat ke BPH migas koordinasi ke ahli apakah berdasarkan barbuk ini kita majukan perkaranya atau tidak," kata Kepala Untuk Kriminal Khusus Polres Metro Jakarta Barat, AKP Fahmi Fiandri, di Jakarta, Kamis (31/3/2022).

Koordinasi dilakukan antaran barang bukti solar tidak ditemukan saat penggerebek dilakukan di tempat penimbunan tersebut.

Diketahui, dalam penggerebekan pihak Kodim hanya menemukan tiga mobil tangki yang dirakit untuk menimbun minyak, dan satu orang saksi.

"Tidak ditemukan solar, yang ditemukan hanya mobil tangki," jelas Fahmi.

Meskipun demikian, Fahmi memastikan kasus tersebut akan tetap ditangani pihaknya sesuai dengan ketentuan Kitab Undangan-Undang Hukum Acara Pidana (KUHP) yang berlaku.

Dikatakan, dari keterangan saksi bahwa solar subsidi tersebut dijual kepada kendaraan proyek alat berat dengan harga tinggi sekitar Rp9 ribu. Sementara harga solar normalnya Rp7 ribu. (pandi)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar