Alasan Ratusan Warga Kalideres Padati Sentra Vaksinasi Booster Setelah Salat Tarawih

Senin, 4 April 2022 13:49 WIB

Share
Alasan Ratusan Warga Kalideres Padati Sentra Vaksinasi Booster Setelah Salat Tarawih
Vaksinasi malam hari yang digelar Polres Metro Jakarta Barat. (Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ratusan warga memadati vaksinasi malam hari di Masjid Jami Halimatuh Huda, Jalan Kebon 200, Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (3/4/2022).

Vaksinasi ini digelar oleh Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Kalideres dengan target sebanyak 500 jiwa tervaksin. Kegiatan ini berlangsung setelah warga sekitar melakukan salat tarawih berjamaah di masjid tersebut.

Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Badya Wijaya meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi di sana. Dia pun mengapresiasi masyarakat karena sudah berbondong-bondong mendatangi sentra vaksin untuk disuntik dosis kedua atau booster. "Allhamdulillah antusias masyarakat cukup tinggi, jadi kami menyediakan sebanyak 500 dosis vaksinasi," ujarnya.
 

Badya menjelaskan, saat ini pemerintah sudah memperbolehkan warga untuk mudik lebaran tahun 2022.

Namun syarat utama untuk bisa mudik lebaran adalah masyarakat harus sudah vaksin booster atau tahap ke tiga. Sehingga sejumlah sentra vaksinasi di wilayah Polda Metro Jaya cukup tinggi peminatnya. "Kami menyediakan vaksinasi jenis Pfizer dan Sinovac, kami juga bagikan paket sembako ke warga yang sudah vaksin," tuturnya.

Badya berharap, seluruh warga di wilayah hukum Polda Metro Jaya sudah mendapat dosis vaksinasi Covid-19 tahap ke tiga.

Sehingga Indonesia khususnya Jakarta bisa segera terbebas dari Covid-19 dan warga bisa beraktivitas normal. "Selama pelaksanaan di sini kami terus berikan imbauan untuk taat protokol kesehatan," jelasnya. 

Sementara itu, Junaedi, warga Kalideres mengaku mengikuti vaksin booster karena untuk memenuhi persyaratan mudik ke kampung halaman saat Lebaran. "Ya kalau dipilih malam hari karena memang bisanya malam karena siang kan kerja," pungkasnya.   

 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar