PKS Dukung Anak PKI Jadi Prajurit TNI

Senin, 4 April 2022 19:11 WIB

Share
Anggota DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera. (Foto: Ist)
Anggota DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) setuju dengan langkah Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa membolehkan anak keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) mendaftar jadi prajurit TNI.

"Kami setuju bahwa semua orang tidak bisa membawanya dosa turunan," kata anggota DPR RI Fraksi PKS, Dr H Mardani Ali Sera, M Eng saat dihubungi, Senin (4/4/2022).

Namun demikian, menurut Mardani, Panglima TNI harus memberikan penjelasan secara utuh kepada masyarakat, sehingga ini menjadi proses pendewasaan sebagai bangsa.

"Ini isu sensitif. Sebaiknya disampaikan kebijakannya secara utuh. Apa latar-belakangnya dan apa tujuan dan targetnya," tegas Mardani.

Ia  menambahkan banyak masyarakat masih trauma dengan pemberontakan PKI dan nilai yang dibawa PKI yang sangat bertentangan dengan Pancasila .

Mardani menambahkan, TNI adalah institusi utama penjaga Pancasila, wajar kalau masyarakat sensitif dan bereaksi. Wajar juga jika panglima menjelaskan secara utuh kebijakannya ini.
 
"Harus ada penjelasan yang komprehensif yang menjadi landasan kebijakan tersebut," terang Mardani yang juga anggota Komisi II DPR.

Ia menilai kebijakan Panglima TNI ini merupakan isu yang sensitif. 

"Perlu ditangani dengan bijak tidak bisa hanya sekadar dilontarkan, tetapi tidak ada penjelasan," papar Mardani.
 
Selain itu, lanjut anggota DPR dari daerah pemilihan DKI Jakarta ini juga mengungkapkan,  sangat wajar di masyarakat terjadi kontroversi karena kerusakan akibat pemberontak PKI masih kuat tertanam.

"Ini sesuatu yang baik karena kita perlu belajar jangan sampai jatuh ke lubang yang sama dua kali," tandasnya. 

Sebelumnya, Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa meluruskan ketentuan terkait seleksi penerimaan calon prajurit TNI dalam Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1966. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar