Kronologi Meledaknya Gas Melon Warteg di Tambora yang Sebabkan LIma Orang Luka Bakar 

Kamis, 7 April 2022 23:12 WIB

Share
Kronologi Meledaknya Gas Melon Warteg di Tambora yang Sebabkan LIma Orang Luka Bakar 
Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan tabung gas di sebuah warteg di kawasan Tambora Jakarta Barat. (Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Empat orang saksi diperiksa dalam peristiwa ledakan tabung gas elpiji tiga kilogram di sebuah warteg kawasan Tambora Jakarta Barat yang menyebabkan lima orang mengalami luka bakar.

Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar menyebut, dua saksi yang diperiksa yaitu korban yang mengalami luka ringan dalam peristiwa ledakan tabung gas elpiji itu.

"Empat orang saksi sudah diperiksa. Dua orang warga sekitar, dua orang lainnya korban yang mengalami luka ringan," ujar Kapolsek yang akrban disapa Ocha saat dikonfirmasi, Kamis (7/4/2022).

Sementara itu, dugaan sementara ledakan tersebut bisa terjadi karena adanya kebocoran tabunga gas elpiji tiga kilogram. "Penyebab kebakaran diduga karena kebocoran gas," jelas Ocha.

Ocha mengatakan, dari lima korban, dua diantaranya mengalami luka bakar cukup serius yakni sebanyak 80 persen. "Lima orang korban luka bakar. Dua orang luka bakar 80 persen di rawat di RS Tarakan dan tiga orang luka bakar ringan," ucapnya.

Adapun korban kebakaran yang mengalami luka serius yakni Ahmad Nur Ihsan mengalami luka disekujur tubuh, kemudian Nurcholis dengan luka disekujur tubuh.

Sementara Korban luka ringan bernama Radi mendapat luka pada bagian kepala. Kemudian Rini Wijayanti luka ringan dan Trihanarto mendapat luka ringan.

Ocha menuturkan, sekitar pukul 23.30 WIB, salah satu warga yang memang sedang melaksanakan ronda, mendengar suara ledakan yang keras dan api di salah satu rumah makan (warteg).

Kemudian warga tersebut langsung bergegas ke sumber suara ledakan. Tiba di lokasi, warga tersebut kemudian melihat tiga orang sudah dalam keadaan mengalami luka bakar. "Kemudian korban dibawa ke Puskesmas Tambora oleh para saksi untuk dilakukan pertolongan," papar Ocha.

Sementara itu, lanjut Ocha, dua korban lainnya, yakni Rini Wijayanti dan Trihanarto mengalami luka ringan setelah terkena percikan api saat sedang melintas di sekitar lokasi.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar