Didemo BEM UI Saat Kuliah Umum, Opung Luhut Sebut Tidak Pernah Bicara 3 Periode, yang di Bawah itu Minta Pemilu Ditunda 

Selasa, 12 April 2022 20:18 WIB

Share
Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indondesia, Luhut Binsar Pandjaitan didemo mahasiswa Universitas Indonesia (UI) saat memberikan kuliah umum di kampus setempat, Selasa (12/4/2022).(Foto: Angga)
Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indondesia, Luhut Binsar Pandjaitan didemo mahasiswa Universitas Indonesia (UI) saat memberikan kuliah umum di kampus setempat, Selasa (12/4/2022).(Foto: Angga)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID – Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indondesia, Luhut Binsar Pandjaitan didemo mahasiswa Universitas Indonesia (UI) saat memberikan kuliah umum di kampus setempat, Selasa (12/4/2022).

Di tengah Luhut memberikan materi kuliah, tiba-tiba puluhan orang mahasiswa dari BEM UI menggelar aksi demo di depan gedung Balai Sidang UI. 

“Mau kalian apa biar saya harus jawab,” kata Luhut  ketika menemui mahasiswa.

Menggunakan kemeja putih didampingi Rektor UI Ari Kencoro, Luhut mencoba bertanya kepada para mahasiswa siapa menyebut kalau dirinya meminta masa jabatan Presiden sebanyak tiga periode. 

“Sekarang saya mau tanya, siapa yang bilang saya minta supaya Presiden itu tiga periode? Saya tanya,” ucap Luhut ketika berdialog dengan mahasiswa.

Mahasiswa yang berdemo dipimpin koordinator aksi dari Ketua BEM UI Bayu tersebut mendengarkan penegasan dari Luhut dirinya tidak pernah meminta perihal masa jabatan Presiden selama tiga periode. 

Dikatakan dia, mahasiswa harus mendengar langsung dari dirinya bukan dari media. 

“Dengar dari saya saja. Dengerin ya, jangan marah-marah, saya tidak pernah mengatakan presiden tiga periode. Tidak pernah. Yang pernah saya katakan, banyak di bawah itu minta pemilu ditunda. Itu aja. Apa salah?” tanyanya.

Kendati demikian para mahasiswa pun meminta Luhut untuk membuka big data. Namun Luhut mengatakan dirinya punya hak untuk tidak membuka perihal big data tersebut. 

“Kan saya punya hak juga untuk tidak meng-share sama kalian, tidak ada masalah. Kenapa harus ribut. Kamu harus belajar berdemokrasi ke depan, bahwa kamu dengan istrimu, pacarmu saja bisa beda pendapat. Tidak perlu emosional,” tuturnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar