Satu Tewas Disabet Celurit, Delapan ABG Pelaku Tawuran di Palmerah Ditangkap

Rabu, 13 April 2022 19:36 WIB

Share
Satu Tewas Disabet Celurit, Delapan ABG Pelaku Tawuran di Palmerah Ditangkap
Barang bukti senjata tajam milik para pelaku tawuran di Palmerah, Jakbar. (Foto: Pandi/Poskota)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polisi menangkap delapan orang pelaku tawuran yang menewaskan satu orang di wilayah Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Para pelaku masih di bawah umur alias anak baru gede (ABG).

Kedelapan pelaku, yakni J (14), R (14), AN (16), GEF (15), SR (14), NR (14), RR (14) dan RF (14).

Kapolsek Palmerah, AKP Dodi Abdulrohim mengatakan, para pelaku ditangkap tak lama pascakejadian tawuran pecah hingga menyebabkan satu orang tewas dan dua orang lainnya mengalami luka bacok.

"Kita tangkap delapan pelaku tawuran yang menyebabkan satu orang tewas di Kota Bambu Utara (KBU). Mereka semua masih di bawah umur," ujarnya di Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Dodi menjelaskan, tawuran bermula dari adanya sekelompok remaja KBU dan Kota Bambu Selatan (KBS) yang hendak membangunkan sahur di lingkungan sekitar.

Namun pelaku yang diketahui warga Jatipulo, Palmerah, kemudian memprovokasi melalui media sosial dengan menantang kelompok KBU dan KBS untuk melakukan tawuran.

"Awalnya mereka saling ejek di media sosial, kemudian nggak lama dua pelaku yakni RF (14) dan J (14), dengan membawa sanjata tajam jenis celurit langsung melakukan penyerangan," jelasnya.

Akibatnya, tiga orang remaja yakni Diaz, Arya dan Zaki mengalami luka bacok. Namun, Diaz nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dengan luka robek di bagian dada.

"Dua orang lainnya yang mengalami luka bacok sudah mendapat perawatan. Kondisinya saat ini sudah mulai membaik," paparnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 170 dan 358 KUHP dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun penjara.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar