Kejam! Suami di Kembangan Aniaya Istri, Diancam mau Dibunuh dan Dikubur di Halaman Rumah

Kamis, 14 April 2022 20:08 WIB

Share
Kejam! Suami di Kembangan Aniaya Istri, Diancam mau Dibunuh dan Dikubur di Halaman Rumah
Luka memar yang dialami seorang ibu rumah tangga di Kembangan, Jakbar. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seorang ibu rumah tangga berinisial MMS (45) menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Korban mengalami kekerasan oleh sang suami sejak tahun 2019 silam.

Penganiayaan dilakukan di rumahnya sendiri di Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat.

Korban menuturkan, sejak tahun 2019 sikap suami berubah drastis, kerap marah-marah seperti tidak rela untuk menafkahi istri dan keempat anaknya.

"Dia nggak rela ngebayarin saya makan gitu. Jadi setiap dia habis bayarin makan itu marah-marah gitu,'' ujarnya kepada awak media di Polsek Kembangan, Kamis (14/6/2022).

Korban merasa heran kenapa suaminya jadi berubah seperti itu. Padahal, selama ini dirinya diperlakukan secara baik.

"Suami saya berubah semenjak tahun 2019. Mungkin ada salah paham yang menyebabkan suami saya berubah,'' katanya.

Padahal, kata dia, ekonomi suaminya tidaklah sulit. Dia dan sang suami sudah menikah selama 26 tahun dan dikaruniai empat orang anak.

"Awal nikah mami papi bantuan (nafkah). Mertua juga pernah bantuin. Terus sekarang mami papi udah nggak bantuin lagi,'' ucapnya.

Dia menuturkan, dirinya beberapa kali dipukul menggunakan benda tumpul hingga memar. 

''Waktu itu saya habis pergi sama anak, sampe rumah suami marah-marah. Mukulin saya, tangan saya dijepit, kepala saya dipukul. Terus waktu saya mandi lagi keringin rambut pakai hair dryer dipukul pake hair dryer dua kali ke leher,'' bebernya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar