Persija Tak Diajak Soft Launching JIS, Anies Baswedan Anggap Macan Kemayoran Cuma Anak Kos, Bukan Tuan Rumah 

Kamis, 14 April 2022 16:37 WIB

Share
Tim Persija Jakarta. Foto: Persija
Tim Persija Jakarta. Foto: Persija

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID  - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra menyesalkan tidak dilibatkannya klub sepak bola asal Jakarta yaitu Persija dalam laga pertama soft launching Jakarta International Stadium (JIS) pada Rabu (13/4/2022) kemarin.

Menurutnya, ini merupakan pengkhianatan Gubernur Anies terhadap tim yang berjuluk Macan Kemayoran dan Jakmania.

"Sejak awal Pak Anies selalu mengatakan, JIS dibangun untuk Persija dan Jakmania. Tapi ternyata bukan mereka yang pertama merasakan bermain di sana. Saya rasa ini sangat tidak bisa diterima, berdirinya di atas tanah Jakarta, dibayar pakai uang pajak masyarakat Jakarta, tetapi tim kebanggaan Jakarta tidak diutamakan," kata Anggara dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/4/2022).

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta ini berpendapat, seharusnya status JIS sebagai base camp Persija dirampungkan dulu, baru dilaksanakan pertandingan-pertandingan.

"Kalau memang komitmennya JIS untuk Persija dan Jakmania, disahkan dulu stadion ini jadi kandang kita. Bikin dulu kantor sekretariat The Jak, hiasi stadion dengan atribut Persija, baru terima tamu. Kalo kayak sekarang kan Persija seperti cuma dianggap anak kos, bukan tuan rumah," ujar Anggara.

Tak hanya itu, politisi muda PSI ini juga mengingatkan status Persija sebagai tuan rumah dari JIS adalah hal penting yang harus ditegaskan.

Sebab, kata dia melanjutkan, stadion JIS sejarahnya adalah pengganti Kandang Persija pada stadion awal di Lebak Bulus Jakarta Selatan yang saat ini difungsikan untuk Depo MRT.

"Jadi sudah sewajarnya saya pribadi pun sebagai salah satu fans fanatik Persija merasa marah ketika Persija tidak diprioritaskan di rumah nya sendiri," tandas Anggara.

"Macan Kemayoran harus punya rasa dan wujud kepemilikan atas stadion ini sehingga siapapun yang datang merasa seperti datang ke kandang kita," pungkasnya. 
(Aldi Rinaldi)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar