Siap-siap Emak-emak Diduga Jadi Provokator Pengeroyokan Ade Armando Menginap di Hotel Prodeo

Jumat, 15 April 2022 15:35 WIB

Share
Ini tampang emak-emak yang diduga provokator pengeroyokan Ade Armando. (Foto: Tangkapan Layar)
Ini tampang emak-emak yang diduga provokator pengeroyokan Ade Armando. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kuasa hukum Ade Armando, Aulia Fahmi mendesak aparat kepolisian menangkap emak-emak yang diduga sebagai provokator dalan insiden pengeroyokan Ade saat aksi mahasiswa pada 11 April lalu.

Dia menganggap pernyataan dan cacian emak-emak tersebut kepada Ade mengakibatkan massa terprovokasi sehingga Ade dikeroyok massa.

"Kita juga sempat melihat ada emak-emak pada saat pemukulan tangannya megang gitu kan. Terus ada juga saat wawancara dia provokasi bilang ini buzzer, penista agama sehingga orang tergerak hatinya untuk berkerumun," tutur Fahmi di Jakarta, Jumat (15/4/2022).

Untuk itu, Aulia sekali lagi dia mendesak jajaran kepolisian segera menangkap emak-emak tersebut. 

"Nah, saya harap provokator ini diusut dan ditangkap," ucapnya.

Menurut dia, dengan tertangkapnya para pelaku pengeroyokan Ade, secara otomatis akan memberikan dampak yang positif dalam membersihkan coreng hitam pada aksi mahasiswa kemarin.

"Kan tujuan awal mahasiswa ingin suarakan pendapat. Jangan demokrasi ini dikotori oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab, yang sengaja mengambil keuntungan dari kegiatan mahasiswa yang murni ini," papar Fahmi.

Sebagaimana diketahui, Ade Armando dikeroyok massa saat aksi demo mahasiswa di depan gedung DPR RI pada 11 April lalu.

Kekinian, Polda Metro Jaya telah menangkap tujuh orang yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan yakni Komarudin, Muhammad Bagja, Dhiah Ulhaq, Arif Pardiani, Abdul Latif, Markos Iswan, dan Alfiqri Hidayatullah.

Pelaku masih terus bertambah, saat ini polisi masih memburu pelaku lainnya yang bernama Ade Purnama. (adam).

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar