Terus Bertambah dan Memiliki Peran Beragam, Kuasa Hukum Sebut Pengeroyok Ade Armando Berjumlah Lebih dari 10 Orang

Jumat, 15 April 2022 23:07 WIB

Share
Pegiat medsos Ade Armando saat diselamatkan polisi dari aksi barbar oknum demonstran saat aksi mahasiswa 11 April. (ist)
Pegiat medsos Ade Armando saat diselamatkan polisi dari aksi barbar oknum demonstran saat aksi mahasiswa 11 April. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pihak Kuasa hukum Ade Armando, yakni Andi Windo menyebut, bahwa pelaku pengeroyok kliennya hingga babak belur itu berjumlah sekitar 10 orang.

Andi mengatakan, dari kesepuluh orang tersebut, masing-masing diantaranya memiliki peran yang beragam.

"Kami juga tentunya berharap pihak-pihak yang melakukan pemukulan maupun pengeroyokan tersebut menyerahkan diri, apalagi tersangka akan bertambah lebih dari 10 orang kemungkinan," kata Andi, Jum'at (15/4/2022).

Adapun Ade, akibat pengeroyokan itu pun harus menderita luka cukup serius di beberapa bagian tubuhnya.

"Ade mengalami pendarahan otak dan kantung kemih sehingga harus mendapatkan perawatan intensif dan jahitan di beberapa bagian tubuh," ujar Kuasa hukum Ade yang lain, Aulia Fahmi.

Dia mengatakan, saat ini kondisi Dosen Departemen Ilmu Komunikasi Fisip UI pun mulai berangsur membaik.

"(Kondisi Ade) alhamdulillah saat ini kondisinya sudah mulai membaik, sudah bisa tersenyum kepada keluarganya," ucap Fahmi.

Sekadar informasi, Ade Armando menjadi korban pengeroyokan 'oknum' demonstran tepat diwaktu penghujung aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR pada Senin (11/4/2022) berlangsung.

Akibat insiden tersebut pun, penulis buku 'Televisi Indonesia di Bawah Kapitalisme Global' itu pun harus dilarikan ke Rumah Sakit usai menjadi bulan-bulanan massa yang terprovokasi.

Terkait hal ini, Polda Metro Jaya telah berhasil membekuk tujuh orang yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan atau provokasi, yakni Komarudin, Muhammad Bagja, Dhiah Ulhaq, Arif Pardiani, Abdul Latif, Markos Iswan, dan Alfiqri Hidayatullah.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar