Viral! Emak-emak Ngamuk Gituannya Ditendang Oknum Polisi Saat Bagikan Takjil ke Mahasiswa  

Sabtu, 16 April 2022 16:39 WIB

Share
Emak-emak ngamuk alat kelaminnya diduga ditendang oknum polisi saat aksi demo 11 April lalu. (Foto: Tangkapan Layar)
Emak-emak ngamuk alat kelaminnya diduga ditendang oknum polisi saat aksi demo 11 April lalu. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Beredar sebuah video seorang anggota kepolisian diduga menendang alat kelamin emak-emak saat membagikan takjil dalam aksi demo mahasiswa, Senin 11 April kemarin.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan membantah peristiwa tersebut.

"Tidak benar," ujarnya singkat, Sabtu (16/4/2022).

Video dugaan penendangan terhadap emak-emak diketahui disebarkan oleh akun Godliem1 di jejaring media sosial Twitter pada Kamis (14/4/2022) lalu. Rekaman video memperlihatkan suasana aksi demo, sejumlah anggota polisi tampak berjaga di jalanan.

Seorang ibu-ibu terdengar marah-marah dan berteriak kepada salah satu oknum anggota polisi yang berada di lokasi kejadian. Dia merasa geram lantaran anggota polisi tersebut diduga menendang alat kelaminnya.

"Keterluan sekali kamu nendang, kurang ajar kamu! Saya ini perempuan, kamu beraninya tendang-tendang kurang ajar," ujar emak-emak yang memakai jas hujan.

Berdasarkan keterangannya, sang emak-emak sedang membagikan takjil kepada pendemo dan tiba-tiba diduga ditendang kemaluannya oleh oknum polisi.

"Anggota polisi tendang kemaluan ibu-ibu saat bagikan takjil ke mahasiswa pendemo," tulis keterangan dikutip dari Beritahits.id, Jumat (15/04/2022).

Sementara itu, sang anggota polisi tersebut terlihat berjalan menghindari emak-emak tersebut. Namun, emak-emak itu terus mengejar sambil memarahinya karena merasa dilecehkan dengan perlakuan oknum polisi tersebut.

Masih dalam video tersebut, oknum polisi tersebut sempat mengatakan sesuatu hal ke emak-emak itu, namun tak terdengar cukup jelas.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar