Lagi Arisan Minjam Cincin dan Gelang Berlian, Terus Dibawa Pulang, Korban Polisikan Istri Mantan Perwira Tinggi TNI 

Selasa, 19 April 2022 12:32 WIB

Share
Lagi Arisan Minjam Cincin dan Gelang Berlian, Terus Dibawa Pulang, Korban Polisikan Istri Mantan Perwira Tinggi TNI 
Ilustrasi cincin berlian. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Istri mantan Brigjen TNI berinisial VP, diduga melakukan penipuan dengan modus meminjam perhiasan. Cincin berlian dan gelang berlian milik korban dengan total Rp125 juta, raib entah di mana wujudnya. 

Saat ditemui, korban bernama Merry mengatakan kasus penipuan tersebut bermula ketika dirinya dan terduga pelaku VP, mengikuti arisan pada Januari 2020 lalu. 

Saat itu, VP meminjam sebanyak enam buah emas berlian di antaranya kalung berlian mutiara satu buah, gelang berlian dua buah, cincin berlian dua buah dan anting berlian satu buah. 

"Awalnya dia pinjam untuk di tempat arisan aja, nah nggak tahunya ke bawa nih sama si perempuan itu," ujarnya kepada wartawan saat ditemui, Senin (18/4/2022). 

Merry sendiri tak pernah menduga kalau VP akan melakukan penipuan. Sebab yang dia tahu, VP merupakan seorang istri mantan Perwira Tinggi TNI. 

Beberapa bulan kemudian yakni pada April 2020, VP ada iktikad baik untuk mengembalikan perhiasan yang dia pinjam. Alhasil Merry bertemu dengan VP di kantor Merry yang berlokasi di wilayah Jakarta Barat. 

Bahkan saat hendak melakukan mengembalikan perhiasan, VP mengajak suaminya yang merupakan mantan Perwira Tinggi TNI tersebut. 

Namun saat itu, dua perhiasan milik Merry yakni cincin berlian dan gelang berlian yang dipinjam disebut tertinggal di mess tempat VP tinggal yang berlokasi di kawasan Jakarta Timur. 

"Katanya waktu itu kunci rumah dibawa OB, dan waktu itu alasannya karena lagi lockdown si OB-nya nggak bisa pulang karena lagi di kampung," paparnya. 

Waktu terus bergulir, ternyata tidak ada iktikad baik oleh VP untuk mengembalikan perhiasan yang dia pinjam. Merry pun kemudian melaporkan kejadian yang dia alami ke Polda Metro Jaya. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar