Nah Ketahuan, Instansi Pemerintah Gelar Operasi Pasar, Ternyata yang Dijual Minyak Goreng Curah Disulap jadi Kemasan

Selasa, 19 April 2022 19:10 WIB

Share
Nah Ketahuan, Instansi Pemerintah Gelar Operasi Pasar, Ternyata yang Dijual Minyak Goreng Curah Disulap jadi Kemasan
Tersangka AR saat memperagakan pengemasan minyak goreng curah ke dalam kemasan premium.(Foto: Rahmat Haryono)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Penyidik Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Banten berhasil mengungkap aktor intelektual kasus minyak goreng curah yang disulap menjadi kemasan premium oleh CV Jongjing Pratama di Desa Laban, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang beberapa waktu lalu.

Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Condro Sasongko membenarkan jika pihaknya telah berhasil mengungkap aktor intelektual dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya, dia aktor intelektualnya. Bertambah satu orang (sebelumnya Polda telah menetapkan seorang tersangka-red)," katanya kepada wartawan pada Selasa (19/4/2022).

Namun, Condro belum menjelaskan secara rinci identitas tersangka. Sebab, hingga kini penyidik belum melakukan penahanan, dan jika dipublikasikan dikhawatirkan melarikan diri.

"Nanti kalau dikasih tau, susah dicari," jelasnya.

Selain itu, Condro mengungkapkan penyidik masih melakukan pengembangan, dan tidak menutup kemungkinan akan menetapkan tersangka lain, dalam kasus penjualan minyak curah dalam kemasan premium tersebut. 

"Masih kami kembangkan untuk ke atasnya lagi," ungkapnya.

Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Dedi Supriyadi mengatakan, minyak goreng curah yang seharusnya langsung didistribusikan kepada masyarakat, dikemas ulang dan dibuat seolah minyak goreng premium.

"Untuk meningkatkan harga jualnya dari Rp 14 ribu, sesuai ketentuan dalam Permendag Nomor 11 Tahun 2022 tentang HET minyak goreng curah menjadi Rp 20 ribu, sehingga terdapat keuntungan Rp6.000 per liter dari minyak goreng tersebut," katanya.

Dedi mengungkapkan, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi, baik karyawan maupun pemasok kemasan botol minyak goreng, penyidik telah melakukan gelar perkara pada Selasa (29/3/2022) dan meningkatkan status tersangka terhadap AR (28) selaku Direktur CV. Jongjing Pratama.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar