Dulu Kampanye Umbar 23 Janji, Tak Satu Pun yang Ditepati, Termasuk Stop Reklamasi, Nelayan Jakarta: Anies Baswedan Tukang Ngibul!  
Jumat, 22 April 2022 16:50 WIB
Share
Khalil, seorang nelayan di Pesisir Teluk Jakarta sedang mengeluhkan soal reklamasi di Balai Kota DKI Jakarta.(Foto: Rika Pangesti)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Masih berlanjutnya proses Reklamasi Teluk Jakarta hingga kini, membuat sejumlah nelayan merasa dirugikan. Mereka  menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghentikan reklamasi seperti yang dijanjikan saat kampanye dulu.

Untuk diketahui, janji Anies “menghentikan Reklamasi Teluk Jakarta untuk kepentingan pemeliharaan lingkungan hidup serta perlindungan terhadap nelayan, masyarakat pesisir dan segenap warga Jakarta” merupakan salah satu dari dua puluh tiga janji lainnya yang belum terpenuhi.

Salah seorang nelayan di Pesisir Teluk Jakarta, Khalil menyayangkan hal tersebut.

"Sayangnya janji tersebut tidak dijalankan konsisten dengan membiarkan 3 pulau yaitu Pulau C, D, dan G tidak dicabut izinnya dan 13 lainnya dicabut serta memberikan izin reklamasi Ancol," kata Khalil, di Balai kota DKI Jakarta, pada Jumat (22/4/2022).

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan, bahwa sebagian nelayan mengaku terdampak akibat reklamasi tersebut.

"Selain tetap merugikan nelayan tradisional serta merusak lingkungan di sekitar pulau tersebut, kebijakan yang disusun harus berdasarkan keberlanjutan lingkungan dan kebutuhan masyarakat," tutur Khalil.

Tak sampai di situ, ia pun mewakili rekan-rekan nelayan menuntut Anies untuk menghentikan reklamasi di wilayahnya itu.

"Anies perlu menyusun dan melakukan skema pemulihan Teluk Jakarta secara menyeluruh, dan memberikan sanksi tegas kepada korporasi pencemar Teluk Jakarta," tegasnya.

"Serta menjadikan Teluk Jakarta sebagai wilayah tangkapan ikan yang produktif," sambung dia.

Ia juga meminta Pemprov DKI memberikan sanksi kepada perusahaan yang terbukti merusak lingkungan.

Halaman
1 2
Berita Terpopuler