Mencengangkan! Ustaz Andri Kurniawan Sebut Ade Armando, Denny Siregar dan Abu Janda Digaji Negara Rp75 M untuk Hancurkan Islam

Selasa, 26 April 2022 19:46 WIB

Share
Mencengangkan! Ustaz Andri Kurniawan Sebut Ade Armando, Denny Siregar dan Abu Janda Digaji Negara Rp75 M untuk Hancurkan Islam
Kolase ustaz Andri Kurniawan dan Denny Siregar -Eko Kuntadhi. (Foto: Diolah dari Google).

JAKARTA, PORKOTA.CO.ID - Mencengangkan, Ustaz Andri Kurniawan menuding para buzzer di Indonesia digaji oleh negara lewat anggaran APBN dengan besaran yang sangat fantastis mencapai Rp 75 M.

Bahkan ia juga menyatakan bahwa buzzer seperti Ade Armando, Denny Siregar, Abu Janda, dan Eko Kuntadhy dibayar untuk menghancurkan Islam.  

Sehingga tidak heran bila konten-konten yang disampaikan kerap mengadu domba agama lewat media sosial. 

"Ade Armando ini orang minang, dosen Universitas Indonesia dan seorang muslim. Tapi ditugasi oleh pemerintah untuk melecehkan Allah, Rasulullah, Islam, Al-Quran dan melecehkan ulama," ujar ustaz Andri, dikutip dari TikTok @mujahidd_bandung, Selasa (26/4/2022).

Ustaz Andri mempertanyakan mengapa pemerintah rela membayar mahal para buzzer tersebut. Ia juga tak habis pikir mengapa keempat buzzer itu tak pernah ditangkap, mesti laporan polisi yang menuding mereka melakukan penistaan agama sering muncul.

"Di Indonesia ini kan ada undang-undang KUHP pasal 156 A tentang penodaan agama. Indonesia kan negara hukum, kira-kira pernah tidak Ade Armando ditangkap. Tidak pernah, karena dia ditugasi negara," ujarnya. 

Selain itu, ustaz Andri juga menyinggung Abu Janda yang mendapat perlakuan yang sama dengan Ade Armando yang sampai detik ini kasus mereka tidak diproses hukum.

"Abu Janda, pernah nggak dia ditangkap? Tidak pernah, karena dia memang ditugaskan negara untuk menghancurkan Islam di Indonesia,"  ujarnya.

"Subhanallah sehat selalu ustadz yang paling berani dan mengatakan yang hak adalah hak yang batil adalah batil. Allahu akbar, lindungilah pak kiai ini," tandas akun @caeh**. 

"Deni Siregar juga ditugaskan negara untuk melecehkan Islam, ulama, dan Al-Quran. Dia juga tokoh syiah yang digaji oleh pemerintah Rp74 milliar dari APBN," imbuhnya menandaskan. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar