Tragis Petugas PPSU, Duit THR Rp4,4 Juta Digasak Komplotan Begal, Padahal Buat Kebutuhan Jelang Lebaran 

Kamis, 28 April 2022 09:17 WIB

Share
Tragis Petugas PPSU, Duit THR Rp4,4 Juta Digasak Komplotan Begal, Padahal Buat Kebutuhan Jelang Lebaran 
Ilustrasi begal bersenjata celurit. (Foto: Ist)

 JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Nasib apes dialami Ray Prama Abdullah (28), petugas Penanganan Prasarana & Sarana Umum (PPSU). Duit THR sebesar Rp4,4 juta miliknya digasak komplotan begal di sawah Besar, jakarta Pusat, Rabu (27/4/2022) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi usai korban mengambil uang dari anjungan tunai mandiri (ATM), tepat di depan Rumah Sakit Husada, Jalan Mangga Besar Raya, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Korban menuturkan, saat mengambil yang di ATM dirinya diikuti oleh sejumlah orang. Usai ke luar dari ATM diikuti, hingga akhirnya dirinya dibegal sambil diacungin sebilah celurit.

"Sekitar lima menit dari situ tiba-tiba saya didekati. Kayak ditangkap sama polisi gara-gara narkoba. Saya dipiting, saya kaget. Yang dari samping pukul perut kanan saya. Di situ saya sudah lemes," kata Ray, Rabu.

Lebih lanjut, Ray mengatakan, para pelaku kemudian merogoh tas miliknya dan mengambil sejumlah barang berharga.

"Yang dari samping kiri dia mengeluarkan celurit. Pelaku bilang, udah diem aja lu," kata korban menirukan omongan pelaku.

Menurut Ray, pelaku berjumlah 10 orang. Korban menduga para pelaku merupakan gangster yang sering konvoi di jalan.

Akibat kejadian itu, duit THR miliknya senilai Rp4,4 juta raib. Uang tersebut tadinya akan digunakan untuk membeli kebutuhan keluarga jelang Lebaran dan berbuka puasa.

"Yah syok sih ya, kedua sedih kenapa harus saya yang ngalamin. Apa mungkin ada kesalahan atau apa. Saya juga bengep dipukul. Pelaku ada sekitar lima motor dan membawa celurit. Pelaku masih remaja," katanya.

Terpisah, Lurah Mangga Dua Selatan, Agata Bayu Putra membenarkan terjadi begal di wilayahnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar