KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman Apresiasi Gerak Cepat Tim Gabungan Tangkap Pembunuh Sadis Babinsa dan Istri di Papua

Sabtu, 30 April 2022 21:15 WIB

Share
KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman Apresiasi Gerak Cepat Tim Gabungan Tangkap Pembunuh Sadis Babinsa dan Istri di Papua
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID -  Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Tim Gabungan TNI-Polri menangkap WT, pelaku pembunuhan biadab dan sadis terhadap prajurit TNI dan istri yaitu Alm Sertu Eka Andrianto Hasugian, anggota Babinsa Koramil 1702-/Kurulu dan Isterinya serta memotong jari anaknya yang masih balita pada (31/3/2022) silam di Jalan Trans Elelim, Kampung Elelim, Kabupaten Yalimo.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna, Sabtu, (30/4/2022).

"Apresiasi dari Bapak Kasad atas gerak cepat dan kerja keras oleh tim gabungan yang berhasil menangkap pelaku pembunuhan tersebut," ucap Kadispenad. 

Dikatakannya, WT yang DPO Polri karena aksi kejahatan lainnya dan juga anggota dari Kelompok Separatis Teroris (KST) di Papua itu ditangkap di Kampung Dugume Distrik Dugume Kabupaten Lanny Jaya pada Sabtu (30/4/2022) pagi sekitar pukul 07.40 WIT.

"Saat akan ditangkap di Kampung Dugume, WT tiba-tiba melarikan diri menuju ke arah jurang. Sehingga Tim Gabungan memberikan tembakan peringatan. Karena tidak diindahkan maka ditembak untuk dilumpuhkan," kata Kadispenad.

Dijelaskan Kadispenad, keberhasilan ini merupakan tindaklanjut dari perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman pada Kamis (31/3/2022) yang lalu, kepada Pangdam XVII/Cenderawasih untuk mengejar pelaku pembunuhan dan dilanjutkan dengan melakukan proses secara hukum. 

"TNI AD bersama Polri tidak akan segan melakukan tindakan tegas dan terukur, terhadap gerombolan kelompok separatis teroris yang selama ini telah melakukan gangguan keamanan dan melakukan pembunuhan terhadap aparat pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat sipil," ujarnya. 

Kadispenad juga menyampaikan bahwa keberadaan TNI di Papua merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat Papua sehingga sejajar dengan wilayah lainnya. Untuk itu, ia pun mengajak seluruh elemen bangsa di Papua untuk bersama-sama mewujudkannya. 

"Mari bersama kita wujudkan Papua yang damai, aman dan nyaman untuk menuju Papua yang maju serta sejahtera," pungkasnya.

(Rizal Siregar)
 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar