Waspadai Hepatitis Misterius di DKI Diduga Sebabkan Kematian, Pemerintah Harus Bertindak, Jangan Tunggu Banyak Korban Berjatuhan! 

Rabu, 4 Mei 2022 04:10 WIB

Share
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kematian diduga akibat hepatitis misterius di DKI Jakarta harus menjadi perhatian pemerintah. Jangan sampai baru bertindak setelah banyak korban berjatuhan.

Mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan, tiga kasus kematian diduga akibat hepatitis misterius di DKI Jakarta, pemerintah harus segera melakukan deteksi dini.

Yakni, mulai dari pembuktian laboratorium, ketersediaan pemeriksaan adenovirus dan berbagai jenis virus lainnya, serta memulai kesiagaan di awal pelayanan kegiatan termasuk rumah sakit.

Dia menyebutkan, laporan yang didapat satu meninggal dari 170 kasus di dunia dan tiga meninggal di Indonesia. Kata dia, kasus kematian tiga pasien hepatitis misterius di Indonesia belum menyertakan keterangan dari hasil laboratorium hepatitis A,B,C dan E pada tiga kasus uang ditemukan.
 
"WHO merekomendasikan pemeriksaan darah, serum, urine, sampel saluran napas, dan bila mungkin biopsi hati. Semuanya untuk pemeriksaan karakteristik virus secara mendalam, termasuk sekuensing," ujar Prof Tjandra, Selasa (3/5/2022).

Lanjut dia, dalam kasus kematian tiga orang pasien hepatitis misterius di DKI Jakarta, pemerintah Indonesia perlu menyampaikan ke publik. (*)


 

Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar