Mau Framing Si Ahli Kabur, Eh Surat Tugas ASN Wajib Shalat Ied di JIS Beredar, Buzzer Anies Baswedan Kocak

Kamis, 5 Mei 2022 18:19 WIB

Share
JIS dihadiri puluhan ribu jamaah untuk Salat Idul Fitri 1443 H dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: Kolase diolah dari Google)
JIS dihadiri puluhan ribu jamaah untuk Salat Idul Fitri 1443 H dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: Kolase diolah dari Google)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Skenario timses Anies Baswedan untuk mempolitisasi shalat Ied dengan membandingkan shalat Ied yang diikuti Presiden Jokowi dinilai gagal total.

Rencana framing yang dibangun adalah Anies Baswedan sebagai figur yg lebih didukung publik dan terbukti hasil kerjanya dipakai umat Islam. 

Kepergian Presiden Jokowi ke Yogya dan sholat Ied di daerah seperti yg biasa dilakukan membuat framing diubah dengan narasi Jokowi takut tersaingi. 

Para pendukung Anies, lolitisasi JIS sangat diperlukan agar fakta bahwa JIS diinisiasi, dibebaskan lahannya, dan dirancang oleh gubernur sebelumnya tidak berkembang di publik. 

Termasuk  80% anggaran JIS dari pemerintah pusat sebagai cara menggerakkan ekonomi daerah juga tidak dipertanyakan publik.

Apalagi beredarnya surat tugas dari Pemprov DKI pada ASN untuk hadir di JIS bersama keluarga serta mendaftar dan melapor membongkar penyalahgunaan kekuasaan di DKI. 

Timses AB melalui cyber army mencoba mengubur fakta ini dengan membuat berbagai postingan baru di media sosial.

Sebelumnya beredar Surat Edaran Nomor 27/SE/2022 tentang Imbauan Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1443 H/2022 M di Jakarta International Stadium (JIS). 

Salah satunya soal penyelenggaraan Shalat Ied di JIS akan dimulai pukul 06.30 WIB.

Kemudian dalam poin kedua berbunyi, "Para Kepala Perangkat Daerah atau Unit Kerja pada Perangkat Daerah agar mengimbau aparatur sipil negara dan non-aparatur sipil negara yang tidak melakukan perjalanan mudik dan atau ke luar kota untuk melaksanakan shalat Idul Fitri sebagaimana dimaksud pada angka 1."

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar