Yang Nyinyir Anies Soal Salat Id di JIS Ramai Jamaah, Pengamat: Sah-saja Saja Momentum Panggung Politik!'

Kamis, 5 Mei 2022 06:08 WIB

Share
JIS dihadiri puluhan ribu jamaah untuk Salat Idul Fitri 1443 H dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: Kolase diolah dari Google)
JIS dihadiri puluhan ribu jamaah untuk Salat Idul Fitri 1443 H dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: Kolase diolah dari Google)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Salat Idul Fitri berjamaah di Jakarta International Stadium (JIS) dihadiri puluhan ribu jamaah. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dianggap sejumlah warganet memanfaatkan momentum tersebut sebagai panggung politik.

Diketahui, sebentar lagi Pilplres 2024 akan digelar di Tanah Air. Salah satu calon presiden disebut sebut adalah Anies Baswedan. Bahkan, sudah ada beberapa masyarakat yang mendeklarasikan mendukung Anies sebagai presiden di 2024 mendatang.

Perihal diduga Anies memanfaatkan momentum Salat Idul Fitri 1443 H untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitas, pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komaruddin menilai langkah Anies sah-sah saja 
    
"Anies itu kan tokoh politik. JIS adalah momentum Anies, dalam konteks dia menggunakan panggung politik itu ya. Dalam politik itu sah saja, nggak ada yang dilarang boleh-boleh saja, dia yang membangun JIS dia yang membuat- panggung-panggung itu," ujar Ujang, Rabu (4/5/2022).

Menurut dia, JIS merupakan prestasi Anies saat menjabat menjadi gubernur DKI Jakarta. Bagi itu, itu konteks politik yang menguntungkan buat Anies.

"Prestasi Anies bisa membangun stadion megah di Jakarta. Dan, mengadakan salat (Idul Fitir) di sana itu banyak masyarakat mengapresiasi dan itu menguntungkan Anies dalam konteks politik,'' ucapnya.

Sebelumnya, Gubernr DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar Salat Idul Fitri 1443 Hijriah di JIS pada Senin (2/5/2022). Anies mengatakan Salat Id di JIS dihadiri puluhan ribu jamaah. (*)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar