Ternyata Keluar Masukan Daging Sapi dari Freezer Bisa Menurunkan Kualitas Bahkan jadi Tak Sehat, Ini Penjelasan KPKP DKI 

Kamis, 12 Mei 2022 19:15 WIB

Share
Ternyata Keluar Masukan Daging Sapi dari Freezer Bisa Menurunkan Kualitas Bahkan jadi Tak Sehat, Ini Penjelasan KPKP DKI 
Mengantisipasi PMK, petugas dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta lakukan pengecekan hewan ternak sapi di Cakung Jakarta Timur, Kamis (12/5/2022).(Foto: Ardhi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengimbau warga agar mengolah daging sapi dengan benar sebelum dikonsumsi.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati menyampaikan hal tersebut perlu dilakukan supaya daging tetap bisa dikonsumsi di tengah keresahan merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Untuk ibu rumah tangga, para katering, sesungguhnya yang namanya daging, susu dan turunannya itu tetap bisa dikonsumsi dengan perlakuan tertentu," ucap Suharini kepada wartawan, Kamis (12/5/2022).

Suharini mengatakan, jangan sampai  daging sapi yang sebenarnya dalam kondisi sehat menjadi turun kualitasnya karena penanganan yang kurang tepat.

"Apa contohnya? Begitu kita akan menyimpan dalam freezer pastikan secukupnya dengan kebutuhan kita. Jangan dua kilo, lima kilo dimasukkan ke freezer tapi nanti dikeluarkan kita ambil sepotong dimasukkan kembali. Itu akan menurunkan kualitas," jelas Suharini.

Hal itu juga berlaku bagi warga yang hendak mengonsumsi jeroan di tengah keresahan merebaknya PMK.

"Kemudian bagian dari jeroannya kita harus hati-hati. Sebaiknya memang harus melalui perebusan. Isi rumennya harus diperlakukan sebaik-baiknya karena kalaupun tidak ada PMK itu akan mencemari lingkungan," tutur Suharini.

Bukan hanya daging sapi, kata Suharini, susu yang dihasilkan dari sapi pun perlu diolah dengan cara dipanaskan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

"Susu sebaiknya dipanaskan kurang lebih lima menit. Kalau dulu kita kenalnya dengan pasteurisasi, sekarang kita sampai mendidih dulu baru kemudian didinginkan di kulkas atau kita konsumsi," terang Suharini. 
(Ardhi Ridwansyah) 


 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar