Tiga Rumah Ludes Terbakar di Pulogadung, Seorang Pria Paruh Baya Tewas Diduga Terlalu Banyak Hisap Asap

Kamis, 12 Mei 2022 13:46 WIB

Share
Tiga Rumah Ludes Terbakar di Pulogadung, Seorang Pria Paruh Baya Tewas Diduga Terlalu Banyak Hisap Asap
Proses evakuasi satu korban tewas dalam kebakaran di kawasan Pologadung, Jakarta Timur, Kamis (12/5/2022). (Foto: Poskota/Ardhi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kebakaran yang melanda permukiman di Komplek Bulog, Jalan Raya Haji Ten, RT 03/06, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Kamis (12/5/2022), merenggut satu jiwa.

Kasi Operasional Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, korban merupakan seorang warga yang terjebak di kamar mandi

"Sepertinya korban berupaya melakukan pemadaman mandiri di kamar mandi, tapi tidak bisa. Karena air tidak cukup, banyak asap, dehidrasi, meninggal," ujar Gatot kepada wartawan, Kamis (12/5/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyebab korban meninggal dunia diduga karena kehabisan oksigen dan terlalu banyak menghirup asap kala rumahnya terbakar.

Bukan akibat luka bakar sebab kala ditemukan jasad korban masih dalam keadaan utuh dan dapat dikenali secara fisik oleh pihak keluarga serta petugas pemadam.

"Korban belum dievakuasi karena kita menunggu dari tim forensik kepolisian. Nanti pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan lebih lanjut dan evakuasi jasad korban," tuturnya.

Sementara itu, sebab terjadinya kebakaran diduga akibat korsleting listrik di salah satu rumah lalu merambat ke rumah warga lainnya di RT 03/06.

Sekitar pukul 11.38 WIB jenazah korban atas nama James Gordon (52) sudah dievakuasi oleh petugas dari rumah yang hangus tersebut. Kemudian jenazah dibawa dengan mobil ambulans.

"Untuk yang terbakar tiga rumah dengan luas 400 meter persegi," tukasnya. (Ardhi) 


 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar