Miyabi Mau ke Indonesia, Petinggi PA 212 Novel Bamukmin: Ngundang Kemaksiatan dan Kebejatan yang Jauh dari Nilai Pancasila 

Kamis, 19 Mei 2022 13:02 WIB

Share
Miyabi Mau ke Indonesia, Petinggi PA 212 Novel Bamukmin: Ngundang Kemaksiatan dan Kebejatan yang Jauh dari Nilai Pancasila 
Gala Dinner mantan bintang porno Miyabi. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kedatangan mantan aktris bintang porno Maria Ozawa atau Miyabi terus menuai polemik dari berbagai kalangan masyarakat.

Pasalnya, Miyabi akan menggelar acara Gala Dinner yang diadakan pada 5 Juni 2022 mendatang di Jakarta.

Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyebut, mengundang Miyabi sama saja dengan promosi kemaksiatan.

"Tentunya mengundang Miyabi mengadakan acara khusus dengan mengundang untuk halayak umum adalah promosi kemaksiatan dan kebejatan yang sangat jauh dari nilai nilai agama dan Pancasila serta budaya dan adat manapun," kata Novel saat dihubungi, Kamis (19/5/2022).

Novel mengatakan, ini merupakan ekspolitasi bintang porno, sebab dengan mengundang Miyabi dapat menimbulkan kegaduhan dan dapat mengadu domba anak bangsa.

"Kami PA 212 sangat menolak dan mengutuk ekploitasi artis porno tersebut karna akan menimbulkan kegaduhan serta adu domba anak bangsa," ujar Novel.

Nevel menjelaskan, dengan cara memperlihatkan artis bintang porno asal Jepang itu merupakan suatu simbol melemahkan agama.

"Karna cara-cara mempertontonkan artis porno adalah simbol untuk melemahkan agama kalau sudah begini marak dengan promosi-promosi kemaksiatan," tandas Novel.

Diketahui, mantan aktris JAV Maria Ozawa diinformasikan akan hadir ke Jakarta bulan depan. Disebutkan, ia akan menggelar acara Gala Dinner yang diadakan pada 5 Juni 2022 mendatang.

Gala dinner itu akan digelar secara eksklusif. Dalam informasi juga disebutkan orang yang tertarik ikut dalam gala dinner itu harus membayar Rp15 juta. (CR01)

Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar