Nunggu Revitalisasi Permukiman Rampung, Korban Warga Kebakaran di Pasar Gembrong Akan Dipindahkan ke Rusun CBU

Kamis, 19 Mei 2022 09:30 WIB

Share
Nunggu Revitalisasi Permukiman Rampung, Korban Warga Kebakaran di Pasar Gembrong Akan Dipindahkan ke Rusun CBU
Warga korban kebakaran di kawasan Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, menempati posko pengungsian. (Foto: Poskota/Ardhi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Warga korban kebakaran di kawasan Pasar Gembrong, RW 01, Kelurahan Cipinang Besar Utara (CBU), Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur segera dipindahkan sementara ke Rumah Susun (Rusun) CBU. 

Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Sederhana Sewa (UPRS) VII DKI Jakarta, Arja menyampaikan. pihaknya kini sedang dalam proses melakukan persiapan untuk pemindahan warga ke Rusun CBU. 

"Rencana hari Sabtu (21/5/2022) dilakukan kerja bakti (pembersihan Rusun CBU) bareng lurah dan camat. Hari Senin (23/5/2022) sosialisasi ke warga," kata Arja kepada wartawan, Kamis (19/5/2022).

Kerja bakti tersebut guna memastikan unit Rusun CBU serta seluruh sarana dan prasarana siap digunakan ketika nantinya dihuni sementara waktu oleh warga korban kebakaran Pasar Gembrong. 

Sebab, selama proses revitalisasi permukiman yang dilakukan Pemkot Jakarta Timur beserta Baznas Bazis DKI Jakarta itu, warga korban kebakaran semestinya dpindahkan dari tenda pengungsian ke Rusun CBU. 

"Kami menunggu rekomendasi dari pak walikota berapa unit dibutuhkan. Kebetulan Rusun Cipinang Besar Utara masih kosong, belum ada penghuni," tuturnya. 

Sementara itu, Ketua RW 01 Cipinang Besar Utara, Maju Saiman Hutabarat menyampaikan menilik data sementara, ada 235 kepala keluarga (KK), meliputi 730 jiwa akan dipindah untuk sementara.

Bila pendataan selesai dan proses administrasi di Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Timur rampung, maka warga bakal segera dipindahkan dari tenda pengungsian ke rusun. 

Adapun proses revitalisasi permukiman warga korban kebakaran di Pasar Gembrong ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan. 

"Ini data sementara, jumlahnya masih dapat bertambah," jelas Saiman. (Ardhi) 

Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar