Update Kasus Pengeroyokan Ade Armando, Polisi: Sudah Masuki Tahap Pelengkapan Berkas

Kamis, 19 Mei 2022 18:54 WIB

Share
Update Kasus Pengeroyokan Ade Armando, Polisi: Sudah Masuki Tahap Pelengkapan Berkas
Anggota Wantimpres Putri Kus Wisnu Wardani saat menjenguk Ade Armando di rumah sakit. (Foto: Instagram/@putri_k_wardani209)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kasus pengeroyokan terhadap pegiat media sosial, Ade Armando, sudah menemukan titik terang.

Sebelumnya polisi berhasil mencokok sejumlah pelaku yang terlibat, kini berkas perkara tersebut tengah memasuki tahap pelengkapan berkas.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, saat ini berkas perkara itu bakal segera rampung dan setelahnya akan dilimpahkan kepada Kejaksaan untuk ditindaklanjuti.

"Sudah pelengkapan berkas, tersangkanya enam orang itu kan. Berkasnya masih kita lengkapi, sesegera mungkin akan rampung dan dilimpahkan ke Kejaksaan," ujar Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (19/5/2022).

"Jadi masih pelengkapan ya, tapi belum pada tahap P21," sambungnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah menetapkan enam orang yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan Ade Armando sebagai tersangka.

Adapun keenam tersangka tersebut, antara lain Komarudin, M Bagja, Dhia Ul Haq, Abdul Latip, Maskos Iswan dan Alfikri Hidayatullah.

"Soal Ade Armando hingga saat ini yang sudah ditangkap dan juga diperiksa dan ditetapkan menjadi tersangka itu yang terkait pemukulan itu ada 6 orang," kata Zulpan.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHAP. Dalam pasal itu disebutkan, barangsiapa yang dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama-lamanya 5 tahun 6 bulan.

Adapun Ade, dikabarkan dikeroyok hingga babak belur oleh segelintir orang di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat saat hadir dalam aksi demo mahasiswa 11 April 2022.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar