Pertumbuhan Ekonomi Global Anjlok, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Belanja Hasil Produk Dalam Negeri Sendiri

Sabtu, 21 Mei 2022 13:14 WIB

Share
Pertumbuhan Ekonomi Global Anjlok, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Belanja Hasil Produk Dalam Negeri Sendiri
Presiden Jokowi tengah mengemasi barang-barang pribadi. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tantangan perekonomian global tahun ini akibat inflasi. Indikatornya dari harga-harga barang melonjak tinggi. Sehingga pertumbuhan ekonomi global turut mengalami penurunan menjadi 3,6 persen.

Hal itu dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan sambutannya dalam acara Peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Jumat (20/5/2022).

Menurutnya, dalam menghadapi tantangan ekonomi Global saat ini, salah satunya dengan mendukung produk-produk dalam negeri melalui usaha mikro kecil menengah (UMKM).

"Salah satu strategi kita ada membelanjakan uang kita baik APBN, swasta maupun masyarakat untuk membeli produk kita sendiri membeli produk dalam negeri," kata dia.

"Ini belum termasuk belanja BUMN belanja barang dan jasa di BUMN di setiap tahunnya. Dan saya sudah memerintahkan minimal 40 persen dari belanja pusat dan daerah serta belanja barang dan modal BUMN harus dialokasikan untuk membeli produk dalam negeri terutama produk UMKM," lanjutnya.

Jokowi menambahkan, produk buatan dalam negeri bukan hanya berupa barang. Melainkan obyek wisata dan wisata budaya pun turut di dalamnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas produk menjadi hal yang penting seiring persaingan tingkat nasional maupun global.

"Poduk kita bukan hanya barang, tapi juga objek wisata bangga wisata Indonesia Wisata Alam dan wisata budaya. Tapi harus diingat produk kita tidak akan dicintai. Jika tanpa kualitas produk yang semakin baik yang semakin bagus dan semakin kompetitif di tingkat nasional dan global," tambah dia.

Selain itu, Jokowi juga turut mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk yang dihasilkan dalam negeri, dengan berkontribusi membeli produk dalam negeri, menurutnya dapat membantu pemasaran produk buatan Indonesia.

"Saya mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan membeli produk-produk Indonesia untuk bangga menggunakan produk-produk dalam negeri. Seluruh masyarakat bisa menjadi pembeli menjadi pengguna dan sekaligus membantu marketing produk produk dalam negeri," tandasnya. 
(Nitis Hawaroh)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar