Harun Masiku Masih Berkeliaran, Novel Baswedan Kritik KPK: Kalo gak Mampu Kami Siap Tangkap 

Senin, 23 Mei 2022 09:40 WIB

Share
DPO tersangka dugaan korupsi Harun Masiku. (Foto: Ist)
DPO tersangka dugaan korupsi Harun Masiku. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Novel Baswedan mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak kunjung menangkap buron Harun Masiku. Padahal Harun kabur sejak 2020 silam.

Mantan penyidik KPK itu pun menawarkan diri dan siap akan menangkap Harun. Tentu saja, atas izin dari Firli cs selalu pimpinan KPK.

"Bila tidak mampu, bisa minta bantu kami untuk tangkap HM (Harun Masiku). Saya yakin tidak perlu waktu yang terlalu lama. Itu pun bila Firli punya kemauan untuk menangkap," ujar Novel, Senin (23/5/2022).

Novel juga menyinggung Firli yang menyatakan bahwa Harun tidak bisa tidur tenang karena tengah dicari KPK. Menurut dia, bukan urusan Firli soal pribadi Harun.

"Intinya, bahwa benar tidur nyenyak atau tidak itu bukan urusan Firli. Harusnya Firli yang tidak boleh tidur nyenyak karena belum tangkap buronan HM sampai sekarang," ucapnya.

Tak sampai di situ saja, Novel juga menyentil Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto yang mempersilahkan masyarakat untuk mencari dan menangkap Harun dengan biaya sendiri.

"Menurut saya itu olok-olok atau karena yang bersangkutan (Karyoto) tidak paham mengenai hukum acara pidana. Apalagi dengan mengatakan 'biaya sendiri', maksudnya apa?," kata Novel.

Seperti diketahui, Harun Masiku tak ikut terjaring OTK pada awal Januari 2022. Saat itu KPK menjerat Wahyu Setiawan sebagai salah satu Komisioner KPU yang diduga menerima suap berkaitan dengan proses pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR RI.

Harun diduga terlibat suap untuk Wahyu demi menduduki kursi empuk di Senayan melalui proses PAW tersebut.

Singkatnya, Wahyu dan Harun beserta beberapa orang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, bak ditelan bumi, harun sampai saat ini menghilang (*)
 

Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar