Berkas Perkara Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakpus, 6 Tersangka Pengeroyokan Ade Armando Terancam 7 Tahun Penjara

Kamis, 26 Mei 2022 18:22 WIB

Share
Berkas Perkara Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakpus, 6 Tersangka Pengeroyokan Ade Armando Terancam 7 Tahun Penjara
Pria bertopi yang diduga menjadi salah satu dari beberapa pelaku pengeroyok Ade Armando hingga kini masih misterius kebradaannya.(ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kasus penganiayaan atau pengeroyokan yang menimpa dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando saat aksi unjuk rasa mahasiswa di kawasan Gedung DPR-MPR RI beberapa waktu silam terus berlanjut. 

Polda Metro Jaya telah menetapkan 6 tersangka yang melakukan pengeroyokan tersebut.

Teranyar, berkas perkara dan barang bukti terhadap 6 tersangka tersebut telah dilimpahkan dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (25/5/2022).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kepala Seksi Intelijen Kejari, Bani Immanuel Ginting.

"Kemarin pelimpahannya, tepat pukul 16.30 WIB oleh penyidik Polda Metro Jaya ke Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat," kata saat dihubungi, Kamis (26/5/2022).

Bani menyebutkan, keenam tersangka tersebut adalah KBR, AFH, MI, AL, DU, dan MB.

"Para tersangka tersebut diduga telah melakukan tindak pidana secara terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang yaitu korban atas nama Ade Armando yang mengakibatkan luka-luka," ucapnya.

Atas perbuatannya, keenam tersangka dijerat dengan Pasal 170 Ayat 2 ke-1 KUHP Subsidiair Pasal 170 Ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal pidana penjara selama 7 (tujuh) Tahun.

Untuk kepentingan penuntutan pidana, JPU memutuskan keenam tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari, pada 25 Mei hingga 13 Juni 2022.

"Enam tersangka tersebut ditahan oleh jaksa penuntut umum selama 20 hari di Rutan Polda Metro Jaya terhitung mulai 25 Mei 2022 sampai 13 Juni 2022," ujar Bani.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar