Bukannya Menyerah Malah Melawan, Secuil Tentara Ukraina di Mariupol Mati Sia-sia Dihajar Roket Batalyon Somalia Militan Pro Rusia

Kamis, 26 Mei 2022 14:47 WIB

Share
Seorang tentara Ukraina ditemukan tewas di sebuah gedung di kota Mariupol setelah diserang Batalyon Somalia dan pasukan Rusia.(Foto: Tangkapan layar video Realdoc)
Seorang tentara Ukraina ditemukan tewas di sebuah gedung di kota Mariupol setelah diserang Batalyon Somalia dan pasukan Rusia.(Foto: Tangkapan layar video Realdoc)

UKRAINA, POSKOTA.CO.ID - Seorang juranlis Rusia dengan channel Realdoc menggambarkan situasi Kota Mariupol, Ukraina setelah direbut pasukan Putin.

Kota itu sudah mati. Tak terlihat ada kehidupan normal. Yang tersisa bangunan hancur, kepulan asap  dan sesekali terdengar suara rentetan senapan ringan.

Diawali dengan rekaman sebuah gedung besar menggunakan pesawat tanpa awak, sang reporter memperlihatkan berbagai sisi wilayah yang beberapa pekan ini dikuasai tentara Moskow dibantu Batalyon Somalia. Dia juga memperlihatkan sisa-sisa kehancuran kota tersebut.

Dalam rekanan itu, sang reporter berjalan mengendap-endap bersama Batalyon Somalia dan pasukan Rusia memasuki sebuah gedung  dalam kondisi porak poranda. Tak ada suara letusan senjata atau perlawanan dari tentara Ukraina. Namun mereka tetap terlihat sangat berhati-hati.

Namun tak lama kemudian, terdengar suara ledakan. Sang reporter dan para militan Somalia itu pun merunduk. Beberapa di antaranya mengokang senjata. Tapi pasukan itu tak membalas. Mereka mau memmastikan lebih dulu dari arah mana letusan senjata itu muncul.

Melewati reruntuhan-reruntuhan gedung, reporter dan pasukan memasuki kamar demi kamar yang hancur. Tak lama bantuan tank datang. Penelusuran menggunakan kendaraan tempur lapis baja untuk menghindari ranjau-ranjau yang ditinggalkan Brigade Ukraina. 

Ranpur lapis baja itu pun berjalan dengan kecepatan sedang. Sebuah target didapat. Seorang anggota Batalyon menyiapkan drone kecil untuk memantau situasi dari atas Kota. Setelah target didapat, artileri jarak jauh diperintah untuk menembakkan roketnya. Menggunakan artileri MSTA-B, roket pun diluncurkan.

Sebuah gedung menjadi sasaran. Tak lama kemudian terdengar ledakan sangat keras. Batalyon Somalia merengsek jauh ke dalam kota.Ternyata, masih banyak sisa-sisa pasukan Ukraina yang melakukan perlawanan ketimbang menyerah. Padahal, kota itu sudah lumpuh dan dikuasai sepenuhnya.

Tembak menembak pun berlangsung. Tank kembali dikerahkan. Posisi tentara Ukraina kena target. Buum, sebuah lontaran roket yang diluncurkan tank berhasil mengenai sasaran. Serentak Batalyon Somalia dan pasukan utama Rusia merengsek memasuki gedung tersebut.

Dan benar, masih ada beberapa tentara Ukraina yang tersisa. Namun nyawa mereka pun sudah tak ada alias tewas setelah melakukan perlawanan sia-sia.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar