Pembangunan Jalan Looping Gerendang Karawaci Sudah Rampung, Telan Rp7,5 Miliar, tapi Belum Juga Difungsikan, Ada Apa? 

Jumat, 27 Mei 2022 19:15 WIB

Share
Pembangunan Jalan Looping Gerendang Karawaci Sudah Rampung, Telan Rp7,5 Miliar, tapi Belum Juga Difungsikan, Ada Apa? 
Jalan Looping Gerendeng, Karawaci, Kota Tangerang telah rampung dikerjakan namun belum bisa difungsikan. (Foto: Poskota/Iqbal)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Meskipun telah rampung dikerjakan, Jalan Looping Gerendeng di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang sampai saat ini belum difungsikan. Padahal pembangunan sistem pengurai kemacetan ini menelan anggaran hingga Rp 7,5 miliar.

Diketahui, Looping Gerendeng ini dibangun untuk mengurai kemacetan yang terjadi di simpang Jalan Raya Merdeka. Looping juga akan mengubah arus lalu lintas mulai dari Jalan Merdeka, Otista Raya dan Imam Bonjol.

Kepala Bidang Binamarga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang, Muhammad Ikhsan mengatakan Looping tersebut belum difungsikan karena ada rencana Kementerian PUPR yang akan membongkar dua jembatan Cisadane Jalan Raya Merdeka.

"Jadi sebenarnya kan pusat itu rencananya mau bongkar jembatan," ujarnya, Jumat, (27/5/2022).

Dia mengungkapkan, jembatan pertama yang akan dibongkar yakni di sebelah kiri dari arah Jalan Raya Merdeka Menuju Looping Gerendeng. Bila dibongkar maka arus lalu lintas akan dialihkan ke jembatan yang di sebelahnya.

"Nah, nanti kalo salah satu jembatan dibongkar. Kan yang satu dulu (kiri) kalau jembatan itu dibongkar nanti pengalihan arus lalu lintas salah satunya di sana jadi lewat sebelah kanan," ungkap Ikhsan .

"Nanti semua kendaraan dialihkan ke sebelah kanan nanti dibelokkan ke Looping Gerendeng. Sementara belum kita fungsikan sampai rencana pembongkaran oleh kementerian dijalankan baru nanti kita fungsikan," tambah Ikhsan.

Ikhsan mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui jembatan itu akan dibongkar. Awalnya, Kementerian PUPR berencana akan mulai membongkar jembatan tersebut sebelum Idul Fitri lalu.

Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meminta penangguhan hingga setelah Idul Fitri. Hal ini disebabkan jembatan itu menjadi jalur utama di saat mudik.

"Kalau mereka sebenarnya sebelum Lebaran kan (mulai bongkar jembatan) kita bilang jangan dulu itu kan jalur jalan nasional nanti takutnya arus mudik terhambat, 'jadi bisa nggak setelah Lebaran '. Oh ya udah nggak papa setelah Lebaran. Setelah Lebaran nggak ada infonya lagi," ungkap Ikhsan.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar