Minta Maaf Usai Mengeruk Ratusan Miliar Uang Korbannya, Dirtektur DNA Pro Bilang Aplikasinya Sangat Baik dan Akan Dikembangkan

Sabtu, 28 Mei 2022 14:02 WIB

Share
Direktur Utama DNA Pro Akademi, Daniel Abe yang sudah ditangkap Bareskrim Polri bersama 10 tersangka lainnya. (Foto: Zendy)
Direktur Utama DNA Pro Akademi, Daniel Abe yang sudah ditangkap Bareskrim Polri bersama 10 tersangka lainnya. (Foto: Zendy)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Penyidik Bareskrim Polri sudah menetapkan 14 orang tersangka dalam kasus investasi bodong atau robot trading DNA Pro Akademi. Namun, penyidik baru mengamankan 11 orang tersangka, tiga lainnya masih buron.

Daniel Abe tersangka kasus itu mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada para korban saat konferensi pers di Mabes Polri pada Jumat (27/5). Daniel juga merupakan Direktur Utama robot trading DNA Pro Akademi.

"Saya selaku direktur utama DNA Pro saya meminta maaf sebesar-besarnya untuk para kolega, kepada keluarga, kepada member, dan saya sudah bertanggugnjawab atas semua itu sampai detik ini," jelas Daniel Abe di Mabes Polri, Jumat (27/5/2022).

Kemudian, Daniel mengaku ada ketidaksiapan dalam sistem yang dibuatnya tersebut setelah banyaknya member atau orang yang mengikuti investasi robot trading.

"Awalnya, aplikasi DNA Pro itu, saya sudah buka masker jadi sudah ketahuan. Awalnya, aplikasi DNA itu memang sangat baik. Tapi memang berkembangnya pesat untuk member, dan ketidaksiapan sistem kami maka terjadilah skema piramida itu. Jadi, memang skema piramida itu terjadi, dan skema piramida itu terjadi uangnya memang balik ke member, ke member lagi," jelasnya.

Selanjutnya, ia menegaskan, perusahaan DNA Pro itu memang telah dibangun olehnya. Terlebih, Daniel merupakan seorang Direktur Utama dalam perusahaan investasi bodong tersebut.

"Ya harus diakui juga bahwa DNA Pro perusahaan yang saya bangun, dan saya berterimakasih ke pihak Bareskrim dan pihak terkait yang sudah membantu sampai saat ini. Dan terakhir saya mau bilang bahwa industri robot trading supaya ke depannya harus lebih maju lagi dari sekarang," katanya.

Adapun, 10 tersangka lainnya yang sudah ditangkap yakni Widi Kusuma, Robi Setiadi, Dedi Kuniadi, Yosua, Frengki Yulianto.

Kemudian, Russel, Jerry Gunandar, Stefanus Richard, Hans Andre, dan Muhammad Asan. Mayoritas dari mereka merupakan co-founder.

“DPO ada 3 inisial DZ Daniel Zii, Ferawati alias Fei, Devin alias Devinata Gunawan,” ucap Whisnu

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar