Investasi Bodong Robot Trading Binomo, Polisi Sita Sertifikat Indra Kenz dan Adiknya dari Boks Bank BCA

Senin, 30 Mei 2022 21:32 WIB

Share
Begini penampakan Fakarich, guru trading Indra Kenz. (Foto: Instagram/@fakarich_1)
Begini penampakan Fakarich, guru trading Indra Kenz. (Foto: Instagram/@fakarich_1)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID,- Penyidik Bareskrim Mabes Polri telah menyita sertifikat tanah milik Indra Kenz sebagai tersangka kasus investasi bodong robot trading Binary Option atau Binomo.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, penyitaan sertifikat tersebut dilakukan setelah  membongkar sebuah kotak atau deposit yang dimiliki Indra Kenz di Bank BCA.

"Penyidik telah melakukan atau membongkar kotak deposit boks milik saudara IK di bank BCA," kata Ramadhan kepada wartawan, Senin (30/5/2022).

"Setelah dilakukan pembongkaran, maka ada 2 yang diamankan yang pertama sertifikat, serifikat atas nama IK sendiri," lanjutnya.

Kemudian, lanjut Ramadhan, dalam sertifikat tersebut, tidak hanya beratas nama IK saja. Namun, terdapat juga atas nama adik IK, Nathania Kenz.

"Sertifikat kedua atas nama NK kemudian juga ada flash disk. Setelah itu dijadikan barbuk," ujar Ramadhan.

Saat ini, surat sertifikat tanah dan flash disk milik Indra Kenz dan Nathania Kenz sudah diamankan Bareskrim Polri sebagai barang bukti kasus investasi bodong robot trading Binomo.

Sebagai informasi, dalam kasus investasi bodong trading binary option Binomo, penyidik menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Mereka adalah Indra Kenz, Brian Edgar Nababan, Wiky Mandara Nurhalim, Fakar Suhartami Pratama, Vanessa Khong, Nathania Kesuma, dan Rudiyanto Pei.

Adapun barang bukti yang telah disita adalah dokumen, alat bukti elektronik, tiga unit rumah di Deli Serdang Sumut, sebidang tanah dan bangunan di Tangerang, 12 jam tangan mewah dan uang tunai Rp1,645 miliar, hingga yang terbaru, mobil Ferrari California senilai Rp3,5 miliar. 
(Zendy Pradana)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar