Beda Saat MotoGP Mandalika, Sandiaga Uno Tak Bantu Promosi Formula E Jakarta! Netizen: DKI Bukan Indonesia Ya?

Rabu, 1 Juni 2022 19:30 WIB

Share
Sandiaga Uno enggan promosikan Formula E (Kolase IST)
Sandiaga Uno enggan promosikan Formula E (Kolase IST)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID -  BUMN dan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) disebut enggan bersponsor atau mempromosikan Formula E 2022.

Dikatakan hal ini sebagai bentuk nyata perlawanan kepada Anies Baswedan yang menjadi sosok capres potensial di Pilpres 2024.

Hal ini pun turut menjadi sorotan masyarakat yang menunggu promosi tentang Formula E dari sosok Sandi Uno sebagai Menparekraf.

Promosi ini terbilang penting pasalnya, Formula E terlebih adalah ajang internasional sama seperti MotoGP Mandalika beberapa waktu lalu.

Akhirnya banyak warganert yang beranggapan jika Sandiaga mengalami tekanan, lantaran tidak mempromosikan Formula E di Jakarta.

"Setelah saya scroll banyak, ternyata benar bang @sandiuno sama sekali tdk mempromosikan ajang balap Formula E, tapi waktu MotoGP Mandalika beda, bisa pilah pilih gitu promosi pariwisata ya, haha, apa DKI bukan bagian dari Indonesia ya, atau takut ditegur istana hehe," tulis akun Aly Bima.

Padahal menurut warganet Sandi dan Anies Basweda pernah berjuang bersama di Pilkada Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu, namu dinilai mulai terjadi keretakan.

"Akhirnya 'terpisah' di pagelaran Formula E hehe," tulis akun Dimas Prakoso Akbar, Juru Bicara Muda PAN dan Founder Komunitas RuangSandi, yang menebak hubungan keduanya.

Hingga saat ini memang belum ada tanggapan dari Sandi Uno sebagai Menparekraf, hingga akhirnya membuat spekulasi semakin menguat, adanya tekanan kepada mantan Wagub DKI Jakarta tersebut.

"Harusnya @sandiuno support All Jakarta E Prix 2022, ini menyangkut tanggung jawab di Kementerian Pariwisata, namun rupanya ada indikasi Sandi patuh dan taat dengan MENKO di atas ya," tebak akun Rangga E.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar