Geger! Delapan Warga Cipete Selatan Terpapar Virus Diduga dari Tikus, Alami Demam, Badan Ngilu dan Bercak Merah di Tangan-Kaki 

Rabu, 1 Juni 2022 09:31 WIB

Share
Geger! Delapan Warga Cipete Selatan Terpapar Virus Diduga dari Tikus, Alami Demam, Badan Ngilu dan Bercak Merah di Tangan-Kaki 
Warga Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, sakit diduga berasal dari virus tikus. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak delapan orang warga di 2 RT di Jalan Melati Satu, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, diduga terpapar virus dari hewan tikus.

Warga yang mengalami sakit tersebut merupakan warga RT 08 dan 10 RW 02 di Jalan Melati Satu.


M Sofyan, ketua RT 08 di Jalan Melati 1 mengatakan, awalnya delapan orang tersebut mengalami demam yang tinggi kemudian setelah itu muncul bercak berwarna merah pada bagian tangan dan kaki yang berdekatan.

"Mengalami demam tinggi, terus sehari kemudian, dia keluar warna merah bercak-bercak merah, seperti tampak, lalu tulang ngilu," kata Sofyan saat dikonfirmasi, Selasa (31/5/2022) malam.

Setelah itu, Sejumlah warga yang jatuh sakit langsung berobat ke puskesmas dan berbagai klinik umum terdekat.

Setelah adanya kejadian ini, seharusnya menjadi catatan penting bagi tenaga kesehatan dari Sudin Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Selatam untuk menelusuri mengenai penyakit yang menyerang warga.

"Sebenarnya lebih dari delapan orang, cuma ada sebagian berobat di rumah sakit biasa. Kalau yang puskesmas yang terdata warga saya dua orang, dari warga RT 10 dua orang, jadi total semuanya empat orang," ucap Sofyan.


Sofyan melanjutkan, bahwa pihak puskesmas itu tak melaporkan mengenai penyebab sakit pasti yang diderita oleh warganya itu.

Namun pihak puskesmas menginformasikan mengenai tentang adanya orang dari Sudinkes Jaksel ingin meninjau sejumlah warga yang jatuh sakit.

Saat itu, warga pun diminta untuk menangkap tikus menggunakan perangkap yang telah diterimanya pada Senin (30/5/2022).

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar