Cak Imin Ajak Kaum Intelektual Nyaleg Lewat PKB: Politik Jangan Dikuasai Orang-orang gak Jelas 

Jumat, 3 Juni 2022 09:53 WIB

Share
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. (Foto: Ist)
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. (Foto: Ist)

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID  -  Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengundang para intelektual dan tokoh berkualitas dan berintegritas untuk masuk ke bidang politik dengan maju sebagai calon legislatif (caleg) baik di tingkat DPRD kabupaten/kota, provinsi, maupun DPR. 
 
Cak Imin menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan tokoh-tokoh terbaik bangsa untuk melakukan penataan dan pembenahan menjadikan Indonesia negara yang bermartabat dan memiliki masa depan yang jauh lebih baik dari kondisi saat ini. 

"Saya mengundang orang-orang baik, orang-orang mulia, para intelektual, orang-orang yang bebas dari konflik kepentingan untuk masuk ke politik, menjadi caleg untuk membenahi bangsa ini kedepan," ujarnya, Kamis (2/6/2022). 
 


Karena itu, Cak Imin memerintahkan Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid untuk menyiapkan rekrutmen caleg dan calon kepala daerah dengan memprioritaskan orang-orang yang memiliki integritas untuk membangun bangsa menuju kearah yang lebih baik. 
 
”Rekrutmen caleg, rekrutmen calon kepala daerah harus dimulai dari niat yang tulus dan mulia. Saya minta waketum pemenangan pemilu untuk menyiapkan rekrutmen caleg dengan sebuah slogan: orang-orang baik, orang-orang berintegritas, orang-orang mulia, mari masuk politik karena jika politik dikuasai oleh orang-orang tidak jelas akan semakin menyuramkan masa depan bangsa,” tutur cicit salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri ini.
 


Dia mengaku resah dengan kondisi saat ini di mana praktik politik uang (money politics) begitu dominan sehingga merusak demokrasi dan masa depan bangsa. Akibatnya, calon-calon yang memiliki kualitas, seseorang yang punya integritas, matang dalam perencanaan, tersingkir oleh orang-orang yang memiliki modal uang melimpah. 

"Kita harus mulai pembenahan sistem, diawali dengan melakukan rekrutmen caleg dari sosok-sosok yang memiliki integritas tinggi," tukasnya. (rizal)


 

Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar